model baju seragam rumah sakit

Tips Memilih Seragam Rumah Sakit

Seragam merupakan salah satu pakaian yang wajib dimiliki oleh setiap orang yang bekerja di instansi salah satunya rumah sakit. Semua orang yang bekerja di rumah sakit wajib menggunakan seragam dengan ketetapan rumah sakit. Banyak orang bingung bagaimana memilih baju perawat rumah sakit yang tepat. Nah, anda bisa menyimak beberapa tips untuk membuat model baju seragam perawat nyaman dan berkualitas.

Tentukan Jenis Kain

Hal pertama sebelum anda mencari konveksi yang berkualitas adalah memilih jenis kain yang tepat, kain yang cocok digunakan untuk bahan seragam tentu saja kain yang ringan, tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis serta sangat nyaman untuk digunakan. Saat ini anda bisa memilih kain katun atau kain drill. Anda bisa menemukan dengan mudah pasaran kain ini tapi anda bisa memilih berdasarkan bahan terbaik dengan kualitas harga ekonomis.

Kain katun sering dipilih sebagai bahan model baju seragam rumah sakit karena terbuat dari serat alami dan memiliki kualitas yang tidak diragukan lagi. Ada banyak kelebihan yang dimiliki oleh kain katun yang menjadi favorit banyak orang yakni sifat kain yang mudah menyerap keringat sehingga kulit tetap bisa bernafas dengan baik, tekstur kain cukup lembut dan halus. Bahan kain katun cukup adem untuk digunakan hal ini menjadi salah satu keunggulan dari kain katun. Tapi jika memilih kain katun maka anda harus siap menyetrika saat ingin menggunakannya karena kain ini mudah kusut saat dipakai.

Kain jenis lain yang cukup sering digunakan adalah kain drill, kain ini terdiri atas beberapa jenis tergantung mana fungsi yang ingin anda dapatkan. Kain drill cenderung tebal, namun masih tetap terasa ringan jika digunakan.

Tentukan Desain

Jika anda tertarik untuk membuat seragam maka anda bisa memilih model baju seragam rumah sakit yang memiliki desain sederhana tapi tetap elegan. Saat ini anda bisa mendapatkan referensi banyak model bahkan anda juga bisa mencari referensi model baju perawat dari negara lain. Apalagi saat ini pengaruh drama dari berbagai negara di Indonesia cukup signifikan.

Kualitas Terbaik

Salah satu hal yang wajib diperhatikan saat membuat model baju seragam rumah sakit yakni mempertimbangkan kualitas, saat ini ada berbagai jenis kain dengan berbagai tingkatan harga. Jika anda berkunjung ke tempat konveksi maka anda tidak bisa jika hanya melihat katalog bahan yang disediakan oleh pihak konveksi. Anda perlu merasakan bagaimana kain tersebut, anda bisa melihat tekstur dari permukaan kain, cek juga apakah kain tersebut tebal atau tipis, lihat kembali apakah kain tersebut mudah kusut atau tidak. Semua hal bisa menjadi pertimbangan untuk mendapatkan kain dengan kualitas terbaik.

 

model baju perawat lengan panjang

Model baju perawat lengan panjang ngetrend di 2021

Ketika mengunjungi rumah sakit, anda akan melihat banyak orang dengan seragam berbeda ada dokter, perawat bahkan staff rumah sakit lainnya. Perawat merupakan orang penting yang bekerja di Rumah sakit. Peran perawat sangat dibutuhkan bukan hanya untuk membantu dokter dalam merawat pasien juga ikut menjadi pemimpin di beberapa komunitas bahkan pendidik. Seorang merawat lebih mengedepankan kepentingan pasien dibandingkan kepentingan pribadinya. Tidak salah, penggunaan seragam kerja para perawat harus dipikirkan dengan baik.

Seragam digunakan untuk menunjukkan ciri atau identitas dari orang yang bertanggung jawab di Rumah sakit tersebut. Ini agar pasien tidak bingung ketika bertemu dengan pegawai Rumah Sakit contohnya ketika ingin berkonsultasi dengan dokter atau perawat, pasien tidak akan bingung mencari mana perawat dan dokter. Hal utama yang bisa dikenal dengan melihat seragam yang digunakan.

 

Setiap fungsi memiliki baju perawat rumah sakit yang berbeda baik model maupun warna. Umumnya untuk petugas perawat di bagian UGD (Unit Gawat Darurat) lebih praktis, mudah dilepas, memiliki tali di bagian belakang dan lengan pendek berbeda dengan model baju perawat lengan panjang yang berjaga atau untuk keperluan dinas.

Model baju seragam perawat yang sedang banyak dipesan adalah model dengan kerah berdiri atau model yang memiliki kancing di bagian pinggir lengan. Untuk membuat model baju perawat lengan panjang atau pendek sebenarnya tidak memiliki kriteria khusus. Terpenting pakaian yang dikenakan bisa bersih dan rapi.

Model seragam pada tahun 70-an

Apakah anda pernah melihat seragam perawat di tahun 70-an? Modelnya seperti dress di bawah lutuh dengan kancing di depan. Di samping itu, penggunaan topi kain. Tetapi, seiring berjalannya waktu seragam perawat diganti menjadi rok tanggung atau bahan celana panjang.

Model baju di tahun 2021

Seiring berkembangnya teknologi, serama perawat ingin menambah model fashion yang berbeda. Perubahan fashion memang dipengaruhi oleh perkembangan zaman. Model baju di tahun 2020, biasanya berbentuk baju lengan panjang dengan kerah dasi. Ini digunakan untuk perawat rumah sakit atau perawat kecantikan. Selain itu, model kerah rever dan kerah shanghai.

Kerah rever memiliki kerah dengan model kancing di pinggir dengan bukaan di bagian depan sedangkan kerah shanghai berbentuk kerah kecil yang terdapat di bagian leher baju. Pemilihan model baju seragam rumah sakit memang sudah beragam dan menarik.

Bagaimana model baju perawat lengan panjang bisa menampilkan kesederhanaan, cerdas dan dinamis. Selain model, warna baju seragam juga beragam mulai dari hijau, biru hingga pink. Dulu, hanya menggunakan warna putih sebagai lambang suci dan bersih. Sekarang trend berubah, untuk perawat perempuan, baju lengan panjang bisa dipadukan dengan jilbab. Perawat tidak membutuhkan manset sebagai dalaman baju karena lengan baju sudah beragam sesuai dengan perkembangan zaman.

 

model baju dinas perawat

3 Jenis kain baju kesehatan yang wajib andaketahui

Setiap Rumah Sakit memiliki model dan desain berbeda. Seragam bisa menentukan kualitas dan profesionalisme dari seluruh pegawai rumah sakit. Terkadang ada beberapa Rumah Sakit yang menerapkan pergantian seragam tiap tahunnya. Oleh karena itu, anda mungkin melihat banyak warna di dalam rumah sakit, baju perawat rumah sakit memiliki warna dan bentuk berbeda bergantung situasi dan kebutuhan perawat.

Model baju dinas perawat biasanya atasan dengan lengan panjang maupun pendek kemudian dipadukan dengan bawahan celana panjang atau terusan hingga lutut. Tapi paling banyak digunakan masih dengan warna putih dan topi kecil di kepala perawat.

Tetapi umumnya seragam operasi akan sama saja. Seragam operasi disebut juga dengan scrubsuitslebih sederhana dan warna yang beragam. Bentuk kerah biasanya v-neck. Selain itu, bentuknya harus mudah dipasang dan dilepaskan sedangkan model baju dinas perawat lebih bervariasi baik bentuk maupun desainnya.

Seragam yang paling banyak digunakan adalah seragam dengan warna putih. Dengan adanya perubahan semua berubah dari warna maupun model. Sebelum memilih model baju dinas, anda harus paham kain apa yang cocok untuk digunakan.

  1. Katun waterproof

Kain yang satu ini memang cocok untuk Baju perawat rumah sakit. Kain ini memang terkenal untuk pembuatan masker atau pakaian medis dengan ciri kain katun yangmemiliki lapisan anti air.

Penggunaan bahan ini memberikan beberapa manfaat antara lain dapat mencegah terjadinya alergi untuk perawat yang memiliki kulit sensitif. Selain itu, kain ini terbuat dari serat alami sehingga sifatnya lembut dan elastis. Perawat selalu merasa hangat meskipun sedang musim dingin dan sangat cocok untuk musim panas. Meskipun memproduksi banyak keringat, anda tidak akan mengalami penyakit kulit karena kain ini memiliki anti bakteri aktif.

  1. TRwaterproof

Pakaian yang aman dan nyaman, perawat bisa menggunakan jenis kain tetoron rayon yang juga memiliki lapisan anti air. anda juga bisa menentukan Model baju seragam perawat diinginkan.

  1. Rayon waterresistant

pada umumnya semua jenis kain medis harus memiliki lapisan anti air. Kain ini sangat cocok untuk model baju dinas perawat karena daya serap keringatnya tinggi. Tekstur kain juga lebih halus dan lembut.

Kain-kain diatas akan digunakan untuk berbagai keperluan seperti baju operasi, seragam dinas, dan sebagainya. Seorang perawat harus bergerak bebas karena kegiatan yang dilakukan cukup banyak seperti merawat pasien, koordinasi dengan dokter dan lain-lain. Bentuk baju perawat umumnya dengan setelah blazer dan celana panjang. Kain yang lebih sering digunakan adalah kain katun.

Dalam pembuatan model baju dinas perawat anda bisa mencari jasa pembuatan baju dinas dan memilih kain sesuai dengan yang dibutuhkan. Pastikan kain yang digunakan memberikan kenyamanan saat anda melakukan tugas di Rumah sakit atau tempat kesehatannya.

 

model baju dinas kesehatan

Tips Memilih Bahan Baju Dinas Kesehatan

Baju perawat rumah sakit merupakan suatu lambang profesi bagi pemakainya. Kebanggaan dan kesan mulia dan tulus tersirat dari baju seragam perawat. Apapun model baju seragam perawat yang dipilih oleh sebuah Rumah Sakit kita akan dengan mudah menentukan bahwa orang tersebut adalah perawat bidan atau dokter.

Ini karena, dalam hal pemilihan model dan warna, baju perawat atau petugas medis harus disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku. Namun, tahukah Anda bahwa selain warna dan model, baju perawat juga harus dipilih sesuai dengan bahan yang sudah ditentukan.

Meskipun model baju dinas kesehatan berbeda setiap Rumah Sakitnya, namun untuk kualitas bahan, sudah ada ketentuannya. Kain yang dipilih haruslah yang berkualitas baik dan aman tentunya. Bahkan kini tengah dikembangkan, kain untuk seragam petugas medis yang bersifat anti air dan anti bakteri. Gunanya untuk melindungi petugas medis dari bahaya virus.

 

Pilih Kain Berkualitas dan Aman

Terlepas dari apapunmodel baju dinas kesehatan yang dipilih, pastikan Anda memilih bahan yang baik untuk seragam petugas kesehatan. Pilihlah kain yang lembut dan aman bagi kulit. Pilih kain dengan kandungan fluorocarbonfree yang aman untuk kulit dan mampu mencegah kanker kulit.

Fluorocarbon merupakan bahan yang digunakan dalam pembuatan zat anti air sehingga dapat memicu terjadinya kanker. Kandungan PFOA dan PFOS pada fluorocarbon inilah yang menyebabkan kanker kulit. Untuk itu pastikan kain yang Anda pilih bebas dari fluorocarbon.

Kenali jenis Kain dan Kelebihannya

Untuk mempermudah Anda dalam menentukan kain yang sesuai dengan model baju dinas kesehatan Anda, maka pelajari terlebih dulu jenis – jenis kain yang aman untuk seragam Anda. Berikut ini beberapa daftar kain yang kini diakui aman dan layak dijadikan kain seragam petugas medis.

  1. Katun Waterproof

Katun waterproof merupakan kain yang umumnya digunakan untuk membuat masker dan seragam petugas medis. Kain ini memiliki anti air yang cukup kuat. Kelebihan dari kain ini adalah tidak akan menimbulkan alergi bahkan bagi mereka yang sensitif. Iritasi kulit juga dapat diminimalkan. Selain itu juga nyaman dan dapat menjaga suhu tubuh tetap hangat.

Kain katun juga memiliki sifat anti lembab sehingga mampu mengurangi tumbuhnya bakteri dipermukaan kulit.

  1. TRwaterproof

TRWaterproof merupakan salah satu jenis kain rayon. Tetoron rayon merupakan jenis kain yang aman dan nyaman digunakan sehari – hari.

  1. Rayon Water Resistant

Kain rayon waterproof merupakan jenis kain yang biasa juga digunakan untuk keperluan medis. Bahan ini juga sering digunakan pada masker dan penutup kepala.

  1. LaminatedWaterproof

Laminatedwaterproof merupakan jenis kain anti air berbahan poliester. Kain ini dilapisi dengan bahan anti air pada bagian bawah sehingga anti air. Kain ini kebanyakan digunakan sebagai bahan dasar pembuatan seprei anti air.

model baju dinas bidan

Alasan Dibalik Warna dan Model Seragam Petugas Rumah Sakit

Saat kita memasuki area atau lingkungan Rumah Sakit, maka kita tidak akan asing dengan aneka seragam yang digunakan oleh petugas Rumah Sakit. Meskipun menggunakan seragam yang berbeda – beda, namun kita dapat dengan mudah mengenali perawat di Rumah sakit dari baju perawat rumah sakit tersebut.

Dan menariknya, meski model baju seragam perawat setiap Rumah Sakit berbeda – beda, kita tetap dapat mengenali mereka. Karena, seragam petugas Rumah Sakit umumnya memiliki ciri khas tersendiri yang menunjukkan identitas mereka. Meski dengan model dan warna yang berbeda, seperti misalnya model baju dinas bidan yang pastinya berbeda dengan dokter dan perawat, tapi kita tetap dapat mengenali mereka sebagai petugas Rumah Sakit.

 

 

 

Warna Seragam Petugas Rumah Sakit

Ciri menonjol dari seragam perawat atau bidan di rumah sakit adalah dari segi warna. Apapun model seragam perawat atau model baju dinas bidan yang dipilih, namun warna yang digunakan biasanya berupa warna putih, biru atau hijau. Bukan tanpa alasan, karena warna – warna tersebut memiliki makna tersendiri.

Pada jaman dulu, seragam semua petugas medis adalah putih. Alasan penggunaan warna putih adalah karena warna putih dianggap warna yang paling mudah kotor. Dengan begitu, perawat akan dengan mudah mengenali jika ada noda pada seragamnya mengingat baju perawat harus dalam kondisi bersih higienis. Selain itu warna putih juga melambangkan kesucian dan kemurnian.

Seiring perkembangan jaman, baju perawat dibuat berwarna – warni. Namun warna yang dipilih adalah warna hijau dan biru terutama bagi mereka yang bekerja di ruang bedah. Alasan dibalik pemilihan kedua warna tersebut adalah untuk menghindari ilusi mata. Dokter dan petugas medis lainnya terlalu banyak melihat warna merah darah, sehingga untuk mencegah terjadinya ilusi mata, dipilih warna biru dan hijau.

Perbedaan Model Baju Petugas Kesehatan

Jika warna pada pakaian perawat sudah berkembang, kini model baju perawat dan model baju dinas bidan juga berkembang. Ada yang dikenal dengan istilah seragam scrub atau scrubsuits. Seragam ini merupakan seragam bidan, perawat dan dokter yang bertugas di ruang bedah. Desain dari seragam scrub ini adalah atasan berlengan pendek dengan kerah V neck dan celana longgar.

Kini, baju scrub suit tidak hanya digunakan dalam ruang operasi namun juga di luar ruang operasi namun dengan variasi model. Diberikan juga tambahan kantong dan kerah pada bagian atasan. Seragam scrub ini telah menggeser keberadaan seragam perawat model dress dan topi. Kini hampir sebagian besar Rumah Sakit menggunakan jenis seragam scrub yang dinilai lebih modis dan modern. Untuk warna juga disesuaikan. Biasanya warna biru dan hijau atau putih.

 

 

 

 

 

baju seragam rumah sakit

Jenis-Jenis Baju Seragam Rumah Sakit

Saat mendatangi rumah sakit, memang kebanyakan orang tidak akan merasa asing dengan seragam yang dikenakan dokter dan perawat. Namun tahukah anda bahwa ada berbagai jenis baju seragam rumah sakit ini, lho. Diantaranya adalah sebagai berikut.

Seragam Scrub

Dikenal juga sebagai seragam untuk ruang operasi, tentunya seragam scrub adalah pakaian sanitasi yang akan dikenakan oleh bidan, dokter bedah, hingga perawat sebelum nantinya memasuki ruang operasi. Nah, seragam yang satu ini mempunyai desain yang sederhana dan mempunyai warna dan ukuran yang bervariasi, terdiri oleh atasan berlengan pendek dan memiliki kerah berbentuk roundneckatau v-neck, yang disertai dengan bawahan celana yang berbahan longgar. Karena desainnya yang sederhana, seragam ini bisa terminimalkan dari kontaminasi dan mudah dalam pencucian. Biasanya seragam scrub digunakan staf medis yang ada di ruang bedah, baik yang berwarna biru terang atau yang berwarna hijau.

 

 

Seragam Perawat

Pada umumnya baju perawat rumah sakit berwarna putih, namun saat ini baju perawat tersedia dengan varian warna dan model yang berbeda. Bisa saja berbeda model baju seragam perawat yang dikenakan dari rumah sakit yang satu dengan rumah sakit yang lain. Tentu saja hal ini sangat tergantung oleh kebijakan di setiap rumah sakit. Nah, model bajunya ada yang menggunakan atasan berlengan pendek atau panjang yang nantinya dipadukan juga dengan celana panjang kain baik untuk perawat pria maupun wanita, dan ada juga baju seragam rumah sakit untuk perawat dengan bentuk terusan panjang hingga selutut yang digunakan bagi perawat wanita saja.

Baju Pasien

Nah, sama seperti staf rumah sakit, pasien juga memiliki seragam, lho. Tidak hanya digunakan sebagai identifikasi, namun baju pasien juga di desain untuk memudahkan dokter hingga perawat dalam melakukan pemeriksaan. Selain itu, baju pasien ini terbuat dari bahan terbaik yang akan membuat pasien bisa tetap merasa nyaman, dan biasanya baju pasien ini menggunakan bahan katun.

Jas Dokter

Bagi seorang dokter, tentu saja ia akan mengenakan jas berwarna putih, baik yang berlengan pendek maupun berlengan panjang. Selain itu, biasanya jas dokter memiliki dua buah saku atau kantong yang terletak di depan, baik kanan dan kiri. Nah, untuk jas dokter ini tentunya ada yang model pendek hingga ke paha maupun ada yang panjang hingga ke lutut. Tentu saja hal ini sangat tergantung oleh dokter yang ingin seragam atau jas yang seperti apa. Tetapi terlepas dari hal tersebut, tentunya jas dokter ini menunjukkan identitas bagi si pemakainya bahwa ia merupakan seorang dokter.

Demikianlah berbagai pembahasan yang perlu andaketahui mengenai jenis-jenis baju seragam rumah sakit. Semoga bermanfaat!

 

 

 

 

baju seragam perawat rumah sakit

Memilih Baju Seragam Perawat Rumah Sakit Dengan Kualitas Terbaik

Tahukah anda bahwa baik itu petugas UGD, perawat, staff, bahkan pasien harus mengenakan baju seragam dengan ciri dan desain tertentu sesuai ketetapan yang dibuat oleh rumah sakit. Nah, pada pembahasan kali ini akan dibahas bagaimana memilih baju seragam perawat rumah sakit dengan kualitas terbaik seperti pada pembahasan di bawah ini.

Memilih Seragam Perawat Terbaik Dan Berkualitas

Pada dasarnya mengenakan seragam tidak hanya sekadar untuk mematuhi peraturan saja, namun juga sebagai identitas untuk masing-masing staff di rumah sakit. Itulah sebabnya desain seragam yang dikenakan setiap staff yang ada di rumah sakit tidaklah sama namun berbeda-beda, salah satunya adalah seragam untuk perawat. Nah, untuk anda yang ingin memesan baju perawat rumah sakit dengan kualitas terbaik, ada baiknya anda mengetahui beberapa hal di bawah ini.

Jenis kain yang dipilih

Langkah pertama yang harus andaketahui adalah dengan terlebih dahulu mengenal jenis-jenis kain yang memang cocok dikenakan saat melakukan aktivitas yang aktif maupun dinamis. Jangan lupa untuk memilih bahan yang mudah menyerap keringat, tidak terlalu tipis dan tidak berat. Tentu saja kain drill dan kain katun bisa dijadikan sebagai pilihan terbaik untuk dijadikan sebagai seragam perawat. Tentunya ada banyak sekali kok bahan yang harganya terjangkau namun dengan kualitas terbaik.

 

Perhatikan permukaan kain

Cara memilih baju seragam perawat rumah sakit berikutnya adalah dengan memperhatikan permukaan kain. Dapat dikatakan bahwa kain murahan bisa saja akan terlihat menerawang, terlalu ringan, dan terlihat mengkilap. Jika anda pandai memilih, tentunya anda dapat menemukan kain yang menawarkan harga yang sama, tetapi dengan warna yang lebih baik dan cerah, kain yang jatuhnya bagus, kualitas kain yang rapat, dan ketebalan yang lebih baik.

Pilih desain yang elegan namun tetap sederhana

Pastinya ada banyak sekali model baju seragam perawatyang tentu saja bisa diadaptasi. Nah, tak ada salahnya jika anda bisa mengadaptasi desain baju seragam perawat yang berasal dari negara lain, yang terkadang lebih modis dan terlihat anggun saat dikenakan. Contohnya saja dari Korea Selatan yang memang menunjukkan kesan seragam yang sangat modis.

Rasakan kualitas kainnya                                                                                 

Jangan lupa untuk merasakan kualitas kainnya, terlebih lagi ketika harga yang ditawarkan terbilang murah. Anda tidak boleh hanya puas saja dengan melihat katalog online atau katalog cetaknya saja, bisa saja terdapat perbedaan warna karena cahaya, adanya kualitas tinta cetak maupun perbedaan lainnya. Ketika anda bisa merasakan sendiri seperti apa permukaan kainnya, maka hal ini dapat menunjukkan kualitas kain tersebut, apakah tipis atau tebal? lembut atau kasar? Mudah kusut atau tidak? Berbulu atau tidak? Semua itu tentunya dapat menjadi pilihan terbaik agar anda bisa mendapatkan baju seragam perawat rumah sakit berkualitas.

 

 

 

Baju Dinas Rumah Sakit

Memahami Kegunaan Baju Dinas Rumah Sakit

Baju dinas rumah sakit merupakan perangkat wajib yang akan dikenakan oleh dokter maupun perawat ketika sedang bertugas memeriksa maupun memberikan pengobatan secara langsung kepada pasien. Nah, untuk lebih jelasnya mengenai kegunaan baju dinas ini, langsung saja simak ulasannya di bawah ini.

Kegunaan Baju Dinas Rumah Sakit

Pada dasarnya setiap yang melekat pada diri seseorang yang mempunyai profesi tertentu, tentunya ada tujuan dan kegunaannya masing-masing. Begitu pula dalam hal ini adalah dokter dan perawat yang bekerja di rumah sakit. Tidak hanya perlengkapan medis yang akan dibawa ke dalam tas, namun juga apa yang menempel di badan si dokter, perawat, maupun staf lainnya, seperti baju dinas. Tentu saja baju dinas ini, salah satunya baju perawat rumah sakittidak digunakan supaya mereka terlihat keren saja atau tanpa sebab. Namun dibalik pemakaiannya ada beberapa kegunaan yang perlu diketahui, diantaranyaadalah sebagai berikut.

 

 

  • Baju dinas yang berwarna putih, kegunaannya adalah di saat ada partikel yang memang tidak diinginkan, terlebih lagi melekat pada baju dinas bisa segera diketahui. Dapat dikatakan bahwa pemakaian baju dinas rumah sakit ini ditujukan agar dokter maupun perawat dalam keadaan yang steril dan bersih sebelum menangani pasien. Karena ketika anda menangani pasien, namun kondisinya tidak steril, justru hal ini dapat merugikan pasien, bahkan bisa saja memperparah penyakit yang dideritanya.
  • Sebagai identitas, tentu saja ciri khas pada baju dinas ini adalah bisa membuat seorang dokter maupun perawat mudah dikenali. Hal ini sangat berguna ketika sedang dalam kondisi darurat, seseorang tentunya bisa dengan mudah menandai kehadiran seorang dokter dan perawat agar dapat membantu pasien yang segera membutuhkan perawatan. Dengan penggunaan baju dinas, orang lain pun tidak perlu lagi menanyakan apakah ia sebagai tenaga kesehatan atau bukan. Karena orang bisa langsung mengetahui jika orang tersebut adalah tenaga kesehatan, degan begitu tidak akan membuang waktu terlalu lama.

Segera Kenakan Baju Dinas Rumah Sakit Yang Nyaman

Nah, setelah mengetahui pembahasan yang telah dipaparkan di atas, sudah tahu kan apa-apa saja kegunaan dari baju dinas ini? Namun selain itu, agar baju dinas maupun model baju seragam perawat yang dikenakan nyaman saat bertugas di rumah sakit, jangan lupa untuk memilih bahan kain dengan kualitas terbaik dan yang paling penting adalah tidak panas ketika digunakan. Selain itu, baju dinas yang di desain sesuai dengan keinginan dengan ukuran yang pas, tentu saja anda pun bisa nyaman dan betah berlama-lama mengenakan baju dinas ini. Memang baju dinas rumah sakit sangat penting dikenakan karena berfungsi sebagai simbol identitas diri seseorang. Semoga bermanfaat!

 

 

 

Jenis Seragam Perawat

Secara umum, terdapat dua jenis seragam perawat, yang mungkin sudah sering Anda lihat di berbagai contoh seragam rumah sakit. Keduanya adalah berikut ini.

  1. Scrubsuits (seragam scrub). Meskipun awalnya lebih dikenal sebagai seragam operasi, seragam scrub ini sekarang makin banyak digunakan sebagai desain baju perawat laki-laki maupun perempuan. Bahkan, model baju dinas bidan rumah sakit untuk bidan yang akan masuk ruang operasi juga memiliki desain seragam scrub.

Jenis seragam ini terlihat sederhana dan umumnya punya berbagai jenis warna untuk membedakan tugas perawat satu dengan perawat lainnya.           Desainnya yang sangat simpel serta pemilihan kain yang tepat membuat seragam scrub sangat mudah dicuci dan dirawat.

  1. Seragam perawat putih. Meskipun seragam perawat putih sudah mulai digeser oleh seragam scrub, masih ada rumah sakit di Indonesia yang mewajibkan karyawannya untuk mengenakan seragam ini, seperti staf di laboratorium, pendaftaran, dan sebagainya, serta perawat di poli anak maupun poli gigi. Bahkan, rasanya seragam perawat putih ini masih jauh lebih identik dengan seragam perawat secara umum.

 

Apa Saja Jenis Kain yang Sesuai untuk Seragam Perawat?

Terlepas dari apa model seragam perawat yang dikenakan, baik itu model baju perawat lengan pajang maupun lengan pendek, berikut ini adalah beberapa jenis kain yang umum dipilih untuk membuat baju perawat, baju dokter, maupun perlengkapan medis lainnya. Karena itu, tak heran kalau akhirnya jenis-jenis kain ini dikenal sebagai kain medis.

  • Katun waterproof. Kain ini adalah jenis katun dengan lapisan anti air yang kuat, dan biasanya digunakan untuk baju perawat lengan panjang maupun lengan pendek hingga masker.
  • Kain TR adalah tetoron rayon, dan jenis ini juga memiliki lapisan anti air pada permukaannya. Penggunaan kain TRwaterproof juga populer sebagai kain medis, termasuk untuk model baju jaga perawat hingga bidan yang nyaman dipakai.
  • Rayon waterresistant.Jenis kain yang satu ini pun tak kalah populer digunakan sebagai bahan untuk membuat baju seragam tenaga kesehatan, termasuk model baju dinas bidan, perawat, maupun dokter, hingga untuk membuat masker.
  • Sedangkan kain yang satu ini merupakan kain poliester dengan laminasi berupa lapisan anti air agar tidak tembus air. Dibandingkan ketiga jenis kain di atas, kain laminatedwaterproof tidak cocok digunakan sebagai bahan baju seragam rumah sakit, dan biasanya dipilih sebagai kain sprei rumah sakit.

Nah, itulah serangkaian informasi mengenai baju perawat rumah sakit, cara memilih seragam yang tepat, jenis-jenisnya, hingga variasi jenis kain yang umum digunakan sebagai kain medis maupun bahan seragam perawat.

 

Baju Perawat Rumah Sakit

Baju Perawat Rumah Sakit: Memilih Jenis Seragam yang Tepat dan Kain Berkualitas

Di samping seragam dokter, baju perawat rumah sakit juga termasuk di dalam aturan dan tata tertib karyawan rumah sakit yang wajib ditepati. Meski demikian, terdapat berbagai jenis model baju seragam perawat yang digunakan di lapangan, dan masing-masing rupanya memiliki kegunaannya sendiri-sendiri.

Karena perawat bekerja di lingkungan yang rentan, perawat pun harus mengenakan pakaian yang sesuai dengan lingkungan kerja, sekaligus mencerminkan identitas profesinya. Di samping itu, tugas bidang perawat pun sangat beragam, yang pada akhirnya memunculkan berbagai jenis baju seragam perawat rumah sakit. Oleh karena itu, wajar jika pihak rumah sakit maupun fasilitas layanan kesehatan lainnya memiliki lebih dari satu jenis seragam dinas bagi perawat.

Pada ulasan berikut ini, Anda bisa temukan informasi mengenai baju seragam rumah sakit bagi perawat, cara memilih seragam perawat, serta jenis kain yang tepat untuk kebutuhan profesi yang satu ini. Selamat membaca!

 

Memilih Seragam Perawat Rumah Sakit yang Tepat

Dalam memilih seragam dan model baju dinas perawat yang sesuai, ada beberapa faktor yang perlu Anda perhatikan berikut ini.

  1. Apa yang ditentukan oleh para petinggi pengelola rumah sakit. Biasanya, seperti apa seragam dan model baju perawat rumah sakit sudah diatur oleh pihak pengelola rumah sakit. Keputusan ini umumnya dibuat berdasarkan lingkungan rumah sakit. Bahkan, pandangan psikologis para pasien yang dilayani juga jadi pertimbangan penting. Pasalnya, pasien harus bisa menerima perawat yang akan melayani serta membantu selama tindakan medis. Di samping itu, banyak rumah sakit yang memiliki model baju dinas kesehatan mereka sendiri untuk menunjukkan identitas instansi, termasuk untuk seragam perawatnya.
  2. Apa posisi Anda sebagai perawat? Sering kali, jenis seragam perawat rumah sakit dibedakan berdasarkan posisi atau jabatan seorang perawat, yang bisa ditunjukkan lewat warna bajunya. Misal, warna hijau muda untuk perawat yang bertugas di bagian bedah, abu tua untuk perawat di bagian MRI, dan sebagainya. Dengan cara ini, karyawan hingga tenaga medis lainnya di rumah sakit pun bisa mengenali posisi seorang perawat sehingga tak butuh waktu lama untuk menemukan perawat yang bekerja di divisi atau bidang yang dibutuhkan.
  3. Pilih seragam Anda sendiri. Meskipun umum bagi rumah sakit maupun fasilitas layanan kesehatan yang mensyaratkan perawat untuk mengenakan seragam, ada pula yang membebaskan karyawan untuk memilih sendiri baju kerjanya. Apabila tempat kerja Anda kebetulan menerapkan kebijakan ini, bahkan meskipun kebijakan ini hanya berlaku untuk hari tertentu saja, sebaiknya Anda tetap diskusikan dengan atasan. Tujuannya adalah agar etika di tempat kerja tetap dijaga, termasuk dalam hal pemilihan baju kerja rumah sakit yang Anda kenakan.
  4. Lingkungan kerja dan kebijakan dresscode.Ingat lingkungan kerja Anda sebagai seorang perawat, di mana Anda akan berinteraksi dengan pasien yang memiliki karakteristik hingga masalah medis yang berbeda-beda. Sebagai seorang perawat, Anda perlu membuat pasien merasa aman dan tenang di dekat Anda, serta mampu memberikan kepercayaan mereka kepada Anda. Oleh karenanya, pertimbangkan faktor ini serta kebijakan dresscode untuk baju perawat rumah sakit yang profesional.
  5. Prioritaskan kebersihan. Sebagai tenaga medis yang bekerja di bidang kesehatan, apapun baju maupun baju dinas rumah sakit yang Anda kenakan harus mudah mendeteksi adanya kontaminasi pada baju maupun tubuh, serta mudah dibersihkan. Dengan begitu, Anda pun tahu kapan waktunya mengganti baju, mencucinya sampai benar-benar bersih, dan pastikan baju telah kering sebelum diseterika maupun dikenakan.
  6. Pertimbangkan kenyamanan. Mengingat profesi perawat mengharuskan Anda agar selalu siap, sigap, dan cepat tanggap, Oleh karena itu, untuk menunjang mobilitas Anda yang tinggi, pilihlah model baju seragam rumah sakit sebagai seragam Anda yang tidak akan membuat risih, yang malah bisa mengganggu konsentrasi Anda saat bekerja.
  7. Saku jadi nilai plus. Meskipun bukan kewajiban, adanya saku seperti yang terlihat pada berbagai contoh seragam perawat rumah sakit adalah nilai plus yang akan sangat bermanfaat bagi Anda. Dengan adanya saku, Anda pun bisa membawa beberapa perlengkapan penting dengan mudah di dalam saku baju Anda.