Seragam kantor pria kini tidak lagi identik dengan kemeja polos dan celana bahan berwarna gelap. Perubahan gaya kerja membuat pilihan pakaian kerja semakin beragam. Ada perusahaan yang tetap membutuhkan tampilan formal, sementara lainnya memilih gaya business casual yang lebih fleksibel dan nyaman.
Karena itu, saat menentukan seragam kantor pria, perusahaan sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan model atasan. Jenis pekerjaan, budaya perusahaan, tingkat formalitas, kenyamanan, hingga aktivitas karyawan juga perlu diperhatikan. Berikut beberapa tren model seragam kerja pria yang bisa menjadi referensi.
1. Seragam Kerja Formal
Jenis seragam kerja ini cocok untuk perusahaan yang berhubungan langsung dengan klien, institusi pemerintahan, perbankan, hingga pekerjaan yang membutuhkan penampilan resmi.
Selain kemeja, seragam formal dapat dilengkapi dengan celana bahan, blazer, jas, vest, atau dasi. Pilihan warnanya cenderung lebih konservatif, seperti navy, hitam, abu-abu, atau putih, tetapi dapat disesuaikan dengan identitas visual perusahaan.
Untuk hasil yang terlihat profesional, perhatian tidak hanya diberikan pada warna. Potongan bahu, panjang lengan, posisi saku, ukuran kerah, hingga kesesuaian celana dengan proporsi tubuh ikut menentukan tampilan akhir seragam.
2. Seragam Business Casual
Tren business casual menawarkan tampilan yang tetap rapi tanpa terasa terlalu kaku. Gaya ini banyak diterapkan pada lingkungan kerja modern yang menginginkan pakaian profesional sekaligus nyaman digunakan sepanjang hari.
Pilihan seragamnya dapat berupa polo shirt, kemeja oxford, chino, celana bahan, atau outer ringan. Sepatu juga dapat dibuat lebih fleksibel selama tetap terlihat bersih dan profesional.
Untuk pria, kombinasi polo shirt dengan celana chino bisa menjadi alternatif dari kemeja formal. Sementara bagi wanita, atasan berpotongan sederhana dengan celana tailored atau rok dapat memberikan kesan serupa.
3. Seragam Kerja Casual
Tidak semua pekerjaan membutuhkan pakaian yang sangat formal. Perusahaan dengan budaya kerja kreatif, aktivitas lapangan ringan, atau lingkungan kerja yang lebih santai dapat menggunakan seragam casual.
Modelnya bisa berupa polo shirt, kaus berkerah, overshirt, jaket ringan, atau kemeja dengan potongan relaxed. Logo perusahaan dapat ditempatkan melalui bordir atau teknik aplikasi lain agar identitas tetap terlihat tanpa membuat pakaian terasa terlalu ramai.
Jenis seragam ini juga perlu memperhatikan bahan. Kain yang ringan, menyerap keringat, dan tidak terlalu membatasi gerakan akan lebih nyaman untuk aktivitas kerja yang berlangsung cukup panjang.
4. Seragam dengan Outer
Outer menjadi salah satu elemen yang menarik untuk dikembangkan dalam desain seragam kantor. Blazer, jaket, vest, atau overshirt dapat digunakan sebagai lapisan tambahan sekaligus memperkuat identitas perusahaan.
Untuk pria maupun wanita, outer dapat dibuat dalam warna yang senada dengan seragam utama. Modelnya pun bisa dibuat lebih sederhana agar tetap mudah dipadukan dengan pakaian kerja lainnya.
Pendekatan ini juga membuat satu set seragam terasa lebih variatif tanpa harus membuat terlalu banyak jenis pakaian.
Apa yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Seragam Kantor Pria?
Tren memang dapat menjadi referensi, tetapi seragam tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Perhatikan jenis aktivitas kerja, tingkat formalitas, bahan, ukuran, detail identitas perusahaan, serta kemudahan perawatan.
Jangan lupa mempertimbangkan penggunaan seragam secara keseluruhan. Seragam yang terlihat menarik saat difoto belum tentu nyaman ketika dipakai bekerja seharian.
Dengan begitu, seragam kantor pria maupun wanita tidak sekadar menjadi pakaian yang menyamakan penampilan karyawan. Desain yang tepat dapat membantu membangun identitas perusahaan sekaligus membuat karyawan tetap terlihat profesional dan nyaman saat bekerja.
Jika perusahaan sedang menyiapkan seragam baru, pastikan desain tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga mempertimbangkan karakter pekerjaan dan kebutuhan pemakainya.
Bagaimana Cara Memesan Seragam Kerja Custom di RumahJahit?
Ada beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk melakukan pemesanan di RumahJahit. Cara-cara tersebut meliputi:
Pertama, dengan mengunjungi situs website RumahJahit. Anda dapat dengan mudah mengakses situs resmi Rumah Jahit untuk melihat layanan dan katalog yang tersedia. Terdapat berbagai contoh seragam yang bisa Anda jadikan referensi sebelum memesan serta informasi kontak.
Selain itu, Anda juga dapat menghubungi customer service secara langsung melalui Whatsapp yang tersedia. Anda dapat melakukan konsultasi terkait desain, ukuran, jenis kain terbaik dan menyepakati waktu pengerjaan melalui kontak berikut ini:
Widy 087875709511
Putri 081315456872
Afni 087730271553
Amanda 081314235012
Anda juga berkesempatan mendapatkan promo spesial melalui informasi yang ada pada Instagram (@rumahjahit.id) atau dapatkan secara praktis melalui Shopee, Tokopedia, dan Lazada kami. Segera pesan sekarang untuk mendapatkan produk kualitas terbaik di RumahJahit!


