Tutorial Dasar Menjahit Medali Wisuda yang Cocok untuk Pemula

Tutorial Dasar Menjahit Medali Wisuda yang Cocok untuk Pemula

Sebagai simbol pencapaian akademik, medali menjadi penghargaan yang melengkapi prosesi wisuda. Medali umumnya diberikan oleh pihak pendidik, tapi sekarang, Anda bisa mendekorasinya dengan menjahit tali medali itu sendiri. Bagi pemula, menjahit tali medali akan sedikit menguras waktu. Oleh karena itu, Anda bisa memahami cara menjahit medali bagi pemula dibawah ini agar bisa memperoleh hasil yang memuaskan. Meskipun sedikit sulit, Anda bisa menguasai teknik ini dengan latihan yang konsisten.

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

Sebelum mulai menjahit, pastikan kamu telah menyiapkan alat dan bahan berikut untuk mempermudah proses:

  • Kain Felt atau Kain Satin: Pilih kain yang lembut namun cukup kuat untuk medali.
  • Benang Jahit: Pilih benang yang warnanya sesuai dengan kain untuk hasil yang estetis.
  • Jarum Jahit: Gunakan jarum berukuran sedang, agar mudah menembus kain tanpa merusaknya.
  • Gunting Kain: Pastikan gunting tajam agar potongan kain rapi dan tidak berjumbai.
  • Pita Pengukur: Alat ini sangat membantu untuk memastikan ukuran kain tepat.

Tutorial Dasar Menjahit Medali Wisuda

Mari kita mulai proses pembuatan medali wisuda dengan langkah-langkah sederhana namun efektif berikut ini.

1. Menyiapkan Kain dan Pola

Langkah pertama dalam tutorial dasar menjahit medali adalah menentukan ukuran dan bentuk medali. Gunakan pita pengukur untuk memastikan ukuran yang diinginkan, lalu tandai pola di kain. Potong kain sesuai pola dengan hati-hati agar hasilnya rapi dan simetris.

2. Melipat dan Menjahit Tepi Kain

Lipat tepi kain sekitar 1 cm ke dalam untuk menciptakan tepi yang rapi dan mencegah kain berjumbai. Gunakan jarum pentul untuk menahan lipatan, lalu jahit dengan jahitan lurus sepanjang tepi kain. Pastikan jahitan lurus dan konsisten untuk hasil yang rapi.

3. Membuat Tali Medali

Potong kain tambahan untuk tali medali, pastikan panjangnya cukup untuk menggantungkan medali di leher. Jahit kedua sisi tali dengan jahitan lurus atau zigzag agar lebih kuat. Tali medali yang kuat akan memastikan medali tidak mudah putus saat digunakan.

4. Menyambungkan Tali ke Medali

Jahitkan ujung tali pada bagian atas medali dengan jahitan kuat, seperti jahitan kunci, agar sambungan tidak mudah lepas. Pastikan untuk menjahit beberapa kali di titik yang sama agar hasilnya kokoh.

5. Menambahkan Hiasan

Jika ingin medali lebih menarik, kamu bisa menambahkan hiasan seperti bordir nama atau logo institusi. Lakukan hiasan ini sebelum merangkai medali, agar lebih mudah dan hasilnya rapi.

Tips Tambahan untuk Pemula

Sebagai pemula, Anda bisa mempelajari beberapa tips berikut ini agar proses menjahit tali medali bisa berjalan lancar:

  • Latihan di Kain Sisa: Sebelum menjahit medali utama, cobalah berlatih di kain sisa untuk mengasah keterampilan.
  • Gunakan Lampu yang Cukup Terang: Pencahayaan yang baik akan membantu kamu melihat jahitan dengan lebih jelas, mengurangi kesalahan.
  • Jangan Takut Berbuat Kesalahan: Setiap kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Jangan menyerah jika hasilnya belum sempurna, teruslah berlatih.

Membuat kreasi dengan memanfaatkan tali medali menggunakan jahitan tangan bisa memberikan kepuasan personal. Selain itu, mengkreasikan atau mendekorasi tali medali bisa memberikan kesan unik yang memiliki arti. Dengan mengikuti cara menjahit medali bagi pemula ini, kamu dapat menciptakan dekorasi tali medali yang indah dan personal menggunakan jahitan tangan. Setiap jahitan adalah cermin dedikasi dan usaha yang kamu tuangkan dalam proses ini.

Kunjungi RumahJahit.com untuk solusi jahit terbaik yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Semoga panduan ini membantu Anda agar dapat menciptakan pakaian terbaik!

Cara Menambahkan Logo atau Bordir Toga Wisuda dengan Rapi

Cara Menambahkan Logo atau Bordir Toga Wisuda dengan Rapi

Dalam rangkaian acara wisuda, toga wisuda menjadi salah satu elemen penting yang melengkapi momen bersejarah tersebut. Menambahkan logo atau bordir pada toga wisuda tidak hanya meningkatkan estetika, tetapi juga menambah nilai sentimental. Berikut ini panduan lengkap cara menambahkan bordir toga wisuda dengan rapi!

Teknik Menambahkan Logo atau Bordir pada Toga Wisuda

1. Memilih Desain yang Tepat

Sebelum mulai menambahkan logo toga atau bordir, langkah pertama adalah memilih desain yang sesuai. Pastikan desain logo atau bordir mencerminkan institusi atau pribadi yang akan mengenakan toga tersebut. Tren terbaru menunjukkan bahwa desain minimalis dengan warna kontras menjadi pilihan favorit.

2. Menentukan Jenis Jahitan

Jenis jahitan yang digunakan sangat mempengaruhi hasil akhir bordir. Berikut beberapa jenis jahitan yang populer:

  • Jahitan Satin: Cocok untuk bordir dengan detail tinggi. Jahitan ini memberikan efek kilauan dan tekstur yang halus.
  • Jahitan Running Stitch: Ideal untuk garis sederhana dan desain outline.
  • Jahitan Fill Stitch: Digunakan untuk mengisi area besar agar memberikan tampilan yang penuh dan solid.

Tren tahun ini cenderung mengarah pada penggunaan jahitan satin dan fill stitch yang memberikan tampilan  yang lebih elegan dan profesional.

3. Memilih Kain Toga yang Sesuai

Kain toga juga harus diperhatikan. Sebaiknya pilih kain yang mudah ditembus jarum seperti poliester atau katun campuran. Kain yang terlalu tebal atau elastis dapat menyulitkan proses bordir.

Proses Menambahkan Bordir pada Toga Wisuda

1. Persiapan Alat dan Bahan

Pastikan semua alat dan bahan sudah siap sebelum memulai proses bordir. Anda memerlukan:

  • Mesin jahit bordir atau tangan (jika bordir manual)
  • Benang bordir berkualitas tinggi
  • Stabilizer untuk menjaga kain tetap pada tempatnya
  • Gunting, jarum, dan hoop bordir

2. Membuat Pola Bordir

Setelah desain dipilih, buat pola pada kain toga menggunakan pensil kain atau transfer paper. Pastikan pola sudah tepat agar tidak bergeser saat proses bordir.

3. Memasang Kain pada Hoop

Pasang kain toga pada hoop bordir dengan kencang namun tidak terlalu tegang. Hal ini akan membantu menjaga ketegangan kain agar hasil bordir rapi dan rata.

4. Menjahit dengan Mesin atau Manual

Jika menggunakan mesin jahit bordir, pilih setting yang sesuai dengan jenis jahitan yang diinginkan agar memudahkan proses penjahitan. Pastikan untuk menjahit perlahan agar hasil lebih presisi. Jika memilih bordir manual, gunakan teknik yang sesuai dengan jenis jahitan dan lakukan dengan sabar agar hasilnya memuaskan.

5. Finishing

Setelah proses bordir selesai, lepaskan kain dari hoop dan rapikan benang yang tersisa. Setrika area bordir dengan suhu rendah agar kain semakin rapi.

Tips Menambahkan Logo pada Toga Wisuda

  • Gunakan Stabilizer: Penggunaan stabilizer sangat penting agar kain toga tetap stabil saat dibordir.
  • Pilih Benang yang Tepat: Benang bordir yang berkualitas tinggi akan memberikan hasil akhir yang lebih baik dan tahan lama.
  • Cek Pola Secara Berkala: Selama proses bordir, cek pola secara berkala untuk memastikan tidak ada bagian yang melenceng.
  • Latihan Terlebih Dahulu: Jika ini adalah pengalaman pertama Anda, lakukan latihan pada kain percobaan terlebih dahulu.

Dengan mengikuti panduan di atas, Anda dapat menambahkan logo atau bordir pada toga wisuda dengan rapi dan sesuai tren terkini. Teknik bordir toga wisuda yang tepat akan membuat tampilan toga semakin menarik dan istimewa untuk momen bersejarah.

Kunjungi RumahJahit.com untuk solusi jahit terbaik yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Semoga panduan ini membantu Anda agar dapat menciptakan pakaian terbaik!

Memaknai Setiap Aksesoris Toga Wisuda pada Hari Kelulusan

toga wisuda

Wisuda adalah salah satu momen paling penting dan berkesan dalam kehidupan seorang pelajar. Sebagai perayaan resmi atas pencapaian akademik, wisuda diwarnai dengan berbagai tradisi, salah satunya adalah mengenakan toga lengkap dengan berbagai aksesorisnya. Aksesori toga wisuda bukan hanya sekadar hiasan, tetapi juga memiliki makna dan fungsi yang mendalam. Artikel ini akan menjelajahi berbagai aksesori toga wisuda, termasuk kegunaannya masing-masing, dengan fokus pada jubah wisuda dan topi toga wisuda.

Jenis-Jenis Aksesoris Toga Wisuda beserta Maknanya

1. Jubah Wisuda

Jubah wisuda adalah elemen utama dalam pakaian wisuda. Pakaian ini dikenakan oleh semua lulusan dari bidang studi mana pun. Penetapan jubah wisuda dengan warna senada pada seluruh wisudawan berfungsi sebagai simbol formalitas dan keseragaman. Biasanya jubah wisuda berwarna hitam atau menyesuaikan warna institusi. 

Berikut adalah kegunaan jubah wisuda sebagai aksesoris toga wisuda saat hari kelulusan:

  • Simbol prestasi: Mengenakan jubah wisuda adalah tanda bahwa seseorang telah mencapai tingkat pendidikan tertentu. Jubah ini melambangkan keberhasilan akademik dan kerja keras yang telah menjadi tanggung jawab lulusan sejauh ini.
  • Keseragaman: Jubah wisuda menciptakan tampilan yang seragam di antara para lulusan, menekankan kesetaraan dan kebersamaan dalam pencapaian akademik.
  • Identitas institusi: Warna dan desain jubah bisa berbeda tergantung pada institusi pendidikan, sehingga juga berfungsi sebagai identitas visual dari universitas atau sekolah yang bersangkutan.
  • Kenyamanan: Jubah wisuda memiliki rancangan untuk dipakai selama upacara yang berlangsung lama. Oleh karena itu, jubah wisuda biasanya terbuat dari bahan yang nyaman dan memungkinkan pergerakan bebas.

2. Topi Toga Wisuda

Topi toga wisuda yang juga terkenal sebagai mortarboard adalah bagian penting dari pakaian wisuda. Aksesoris ini memiliki bentuk khas dengan bagian atas yang datar dan biasanya memiliki tali (tassel) yang menggantung di salah satu sisi dengan warna menyesuaikan bidang studi atau ketentuan institusi.

Berikut merupakan makna mendalam dari topi toga wisuda:

  • Simbol keberhasilan: Topi toga melambangkan pencapaian akademik dan menjadi salah satu elemen visual yang paling terkenal dari seragam wisuda selain jubahnya.
  • Ritual tradisional: Salah satu momen penting dalam upacara wisuda adalah pemindahan tassel dari satu sisi ke sisi lainnya. Hal ini melambangkan peralihan status dari calon lulusan menjadi lulusan resmi.
  • Estetika: Topi toga menambah formalitas dan keanggunan pada penampilan keseluruhan lulusan.
  • Identifikasi: Warna dan posisi tassel pada topi toga dapat menunjukkan jenjang pendidikan atau bidang studi lulusan dan membantu dalam identifikasi visual selama upacara.

3. Tali Wisuda

Tali wisuda atau cord adalah aksesoris yang sering kali dianggap sepele, namun memiliki makna penting dalam upacara wisuda. Penggunaan tali ini biasanya dikenakan di leher dan menggantung di depan jubah. Namun, tidak semua institusi menerapkan penggunaan tali wisuda dalam perayaan kelulusan. 

Berikut ini merupakan kegunaan dan makna tali wisuda:

  • Penghargaan akademik: Tali dengan warna tertentu dapat menunjukkan penghargaan akademik tambahan seperti cum laude, magna cum laude, atau summa cum laude. Simbol ini memberikan pengakuan visual atas prestasi akademik luar biasa.
  • Identitas fakultas: Warna tali sering kali mewakili fakultas atau jurusan tertent dan membantu dalam mengidentifikasi lulusan dari berbagai disiplin ilmu.
  • Fleksibilitas: Tali wisuda dapat menggunakannya dengan berbagai cara, seperti melilitkan di leher atau menggantung dari bahu sehingga memberikan sentuhan personal pada seragam wisuda.

4. Medali dan Lencana

Medali dan lencana adalah aksesoris tambahan yang sering menjadi aksesoris kebanggaan oleh lulusan yang telah meraih prestasi tertentu, baik di bidang akademik maupun ekstrakurikuler. Pemakaian aksesoris ini menjadi elemen yang penting karena menambah kebanggaan terhadap institusi saat merayakan wisuda. 

Berikut merupakan kegunaan dan makna dari medali dan lencana pada acara wisuda:

  • Pengakuan prestasi: Medali dan lencana memberikan penghargaan visual atas prestasi yang telah tercapai oleh lulusan, baik itu dalam bidang akademik, kepemimpinan, atau aktivitas ekstrakurikuler.
  • Motivasi: Mengenakan medali atau lencana dapat menjadi sumber motivasi bagi lulusan untuk terus berprestasi di masa depan.
  • Estetika tambahan: Medali dan lencana menambah dimensi estetika pada seragam wisuda sehingga membuat penampilan lulusan menjadi lebih menarik dan bermakna.

5. Kain Selempang

Kain selempang atau sash adalah aksesoris toga wisuda yang sering disampirkan di bahu lulusan. Biasanya kain ini berwarna sesuai bidang studi dan sering kali memiliki hiasan atau tulisan yang mencerminkan identitas fakultas atau prestasi khusus.

Berikut merupakan kegunaan dan makna dari selempang wisuda:

  • Simbol fakultas: Kain selempang sering kali berwarna sesuai dengan fakultas atau jurusan, membantu dalam mengidentifikasi lulusan dari berbagai bidang studi.
  • Sentuhan warna: Menambahkan kain selempang memberikan sentuhan warna yang kontras dengan jubah dan topi toga, menciptakan penampilan yang lebih menarik dan berwarna.
  • Makna khusus: Kadang-kadang, kain selempang juga bisa memiliki makna khusus, seperti menandakan prestasi tertentu atau keterlibatan dalam kegiatan tertentu selama masa studi.

6. Sepatu dan Aksesoris Toga Wisuda Tambahan: Menyempurnakan Penampilan Wisuda

Selain jubah, topi, dan aksesoris lainnya, sepatu dan aksesoris tambahan seperti pin atau bros juga dapat memainkan peran penting dalam menyempurnakan penampilan wisuda. Terutama untuk penggunaan sepatu yang sama pentingnya dengan jubah wisuda dan merasa perlu untuk memakainya saat wisuda. 

Berikut merupakan kegunaan sepatu serta aksesoris lainnya dalam acara wisuda:

  • Kenyamanan: Memilih sepatu yang nyaman sangat penting karena upacara wisuda bisa berlangsung cukup lama. Sepatu yang tepat memastikan wisudawan merasa nyaman sepanjang acara.
  • Estetika: Aksesoris tambahan seperti pin atau bros dapat memberikan sentuhan personal dan estetika tambahan pada seragam wisuda.
  • Kepercayaan diri: Mengenakan sepatu dan aksesoris yang tepat dapat meningkatkan kepercayaan diri lulusan, membuat mereka merasa lebih siap untuk menghadapi dunia setelah lulus.

Kesimpulan

Aksesori toga wisuda memiliki peran yang sangat penting dalam upacara wisuda. Jubah wisuda dan topi toga wisuda adalah elemen utama yang memberikan kesan formal dan simbolis pada momen tersebut. Tali wisuda, medali, lencana, kain selempang, serta sepatu dan aksesoris tambahan, semuanya berkontribusi untuk menciptakan penampilan yang formal, estetis, dan penuh makna bagi para lulusan.

Setiap aksesori memiliki kegunaan dan keunggulan tersendiri yang memperkaya pengalaman wisuda dan memberikan penghargaan visual terhadap prestasi akademik yang telah diraih. Wisuda adalah momen istimewa yang dirayakan dengan penuh kebanggaan, dan aksesori toga wisuda memainkan peran penting dalam menjadikan momen tersebut lebih bermakna dan berkesan. Dengan memahami makna dan fungsi dari setiap aksesori, para lulusan dapat lebih menghargai tradisi wisuda dan merayakan pencapaian mereka dengan penuh kebanggaan dan kepercayaan diri.

Anda bisa dapatkan satu set toga wisuda lengkap dengan semua aksesorisnya hanya di RumahJahit. Jasa konveksi terbaik di Tangerang Selatan yang menawarkan banyak keuntungan dari kualitas hingga harga. Segera hubungi RumahJahit di nomor WhatsApp berikut ini atau Anda bisa langsung mengunjungi kami di alamat berikut! Anda juga bisa mendapatkan penawaran menarik dengan informasi yang tercantum pada Instagram @rumahjahit.id atau kunjungi marketplace kami! Segera lakukan pembelian grosir toga wisuda terbaik untuk perayaan wisuda istimewa Anda!

Tips Memilih Pabrik Topi Wisuda Yang Tepat Dan Berkualitas

Tips Memilih Pabrik Topi Wisuda  Yang Tepat Dan Berkualitas

Banyak orang bekerja sama dengan pabrik topi wisuda untuk mempermudah mendapatkan topi wisuda dalam jumlah besar. Permintaan tinggi akan topi wisuda mendorong banyak orang membuka pabrik pembuatan topi wisuda, jadi saat ini sangat mudah menemukan pabrik tersebut. Oleh karena itu, penting untuk memilih pabrik yang tepat dan berkualitas agar Anda tidak kecewa meskipun telah mengeluarkan banyak uang. Biasanya, mereka yang menggunakan jasa pabrik memesan dalam jumlah yang sangat banyak.

1. Memiliki track record yang baik

Jika Anda ingin mendapatkan pabrik yang berkualitas, sebaiknya periksa track record pabrik tersebut. Track record memberikan gambaran tentang cara kerja pabrik, apakah sistem kerjanya baik dan hasilnya memuaskan. Tidak semua pabrik memiliki track record yang baik, jadi penting untuk mengetahui hal ini agar Anda tidak salah memilih pabrik. Mengingat Anda akan mengeluarkan banyak uang untuk memesan dalam jumlah besar, pastikan Anda tidak mengalami kerugian akibat mendapatkan topi yang tidak berkualitas.

2. Bahan 

Tentunya bahan untuk membuat topi wisuda sangat banyak, dimana setiap bahan memiliki kualitas yang beragam. Ada baiknya jika Anda memilih pabrik yang menggunakan bahan yang berkualitas, sebab jika bahan berkualitas maka topi tersebut tidak akan mudah rusak. Hal ini tentunya dapat membuat universitas dapat berhemat karena tidak perlu memesan topi yang baru akibat topi lama mengalami kerusakan. Tentunya tidak semua pabrik menggunakan bahan berkualitas, karena terdapat pabrik yang ingin mengeluarkan modal sedikit namun mendapatkan banyak keuntungan sehingga mereka menggunakan bahan yang kualitasnya buruk.

3. Ketepatan waktu

Pastinya setiap pabrik akan menjanjikan kapan waktu Anda harus mengambil topi tersebut, tentunya hal ini harus anda perhatikan apakah pihak pabrik dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan yang mereka janjikan. Sebab hal ini dapat memberikan pengaruh terhadap jadwal Anda, apalagi jika Anda memerlukan topi tersebut dalam waktu yang cepat. Sebab ketepatan waktu mereka menyelesaikan pekerjaan menandakan bahwa pihak pabrik benar-benar mengerjakan topi tersebut dan tidak menyepelekan pekerjaan sehingga dapat siap tepat waktu. Jadi jangan lupa untuk memperhatikan hal ini untuk mendapatkan pabrik topi wisuda yang tepat.

Cara Merawat Topi Wisuda Yang Terbuat Dari Beludru

Cara Merawat Topi Wisuda Yang Terbuat Dari Beludru

Merupakan hal yang penting, sebab tanpa topi Anda tidak bisa melakukan wisuda. Tentunya salah satu bahannya adalah terbuat dari beludru, pastinya terdapat cara khusus untuk bisa mencuci topi wisuda dengan bahan ini. Tentunya mencuci topi wisuda wajib Anda lakukan agar topi dapat terjaga kebersihannya serta tidak menimbulkan bau. 

1. Menggunakan metode dry clean

Salah satu cara untuk mencuci topi ini adalah dengan menggunakan metode dry clean, dimana Anda bisa melakukannya sendiri atau dengan membawanya ke laundry.  

2. Menggunakan lemon

Apabila terdapat noda di topi tersebut maka sangat mudah untuk menghilangkannya tanpa membuat warnanya rusak. Sebab Anda bisa memanfaatkan bahan alami yang tidak kalah ampuh dalam menghilangkan noda tersebut, jadi Anda bisa memanfaatkan air perasaan lemon dengan campuran baking soda.  Namun apabila cara ini tidak bisa maka ada baiknya membersihkannya dengan deterjen karena sudah pasti akan ampuh.

3. Mengeringkan topi

Untuk mengeringkan topi tentunya tidak bisa asal juga, Anda hanya perlu menginginkannya saja. Apabila Anda ingin menjemurnya maka ada baiknya jika jangan di matahari langsung  sebab jika menjemur di matahari langsung maka bisa membuat kualitas kain menjadi berubah buruk. Oleh sebab itu ada baiknya jika Anda mengeringkan topi di tempat yang tepat. Jadi kualitas kain pada topi tersebut dapat terjaga sehingga topi tidak akan mudah rusak. 

Cara Merawat Jubah Wisuda 

 

Mendapatkan sesuatu memang mudah tetapi akan lebih sulit ketika Anda menjaganya, hal inilah yang sering terjadi ketika jubah wisuda rusak oleh beberapa faktor. Misalnya saja, lembab dan berjamur, sobek, terkena noda sulit hilang, pencucian yang tidak sesuai aturan. Cara merawat jubah wisuda agar tahan hingga 5 tahun lebih adalah sebagai berikut:

  1. Cuci dengan Dry Cleaning

jubah wisuda bekas keringat dan noda lainnya seperti make up tak mungkin terlepas. Cara mencucinya biasanya dengan metode dry cleaning dan tidak dikucek. Kemudian keringkan di panas terik tetapi tidak langsung mengenai baju karena bisa membuat warnanya pudar. Sedikit saja baju tidak kering maksimal akan menimbulkan jamur baju yang warnanya hitam titik-titik.

  • Setrika dengan Baik

Cara menyeterika jubah toga yang baik adalah dari dalam dengan panas sedang, setelah jubah wisuda bagian dalam rapi baliklah bagian depan dan setrika dengan pelan-pelan. Bagian depan yang pertama kali disetrika adalah lengan, baju depan dan belakang. Saat proses pelipatan, agak ditekan bagian yang keras agar lebih rapi.

  • Bungkus dengan Plastik Tebal

Masukkan jubah dalam plastik kering bening dan tebal untuk menghindari noda. Gunakan plastik ukuran besar sesuai ukuran jubah, apabila ukuran jubah S gunakan plastik bertanda S dan seterusnya. Hal ini bertujuan agar Anda tidak kesulitan untuk mencarinya kembali.

  • Taruh di Lemari Anti Rayap dan Anti Lembab

Penyimpanan menjadi bagian terpenting agar sebuah benda awet. Anda gunakan lemari berbahan non kayu, bisa dari lemari stainless steel, kaca, atau bahan plastik. Lemari dengan bahan kayu biasanya akan mudah menyerap molekul air dan lembab saat musim hujan. Hal inilah yang mengakibatkan rayap menjamur dengan cepat. Selain itu, pasang lampu di dalam lemari dan di luar lemari agar udara tetap hangat sehingga baju tetap kering selalu. Jenis bahan berkualitas tinggi tentunya akan lama berjamur namun bukan berarti tidak bisa terjangkit jamur baju.

  • Bersihkan Area Lingkungan Penyimpanan

Area penyimpanan jubah wisuda pastinya artinya ada satu ruangan khusus untuk menyimpan semua baju toga. Bersihkan lantai, jendela, lipatan-lipatan mebel dengan cairan antiseptik agar kuman tidak membandel menempel pada perabotan.Jangan Anda beri ruangan khusus penyimpanan baju dengan toilet karena mengundang kelembaban.

Sangat sayang sekali apabila jubah wisuda yang baru saja Anda beli rusak dalam jangka waktu relatif pendek, cobalah praktekan lima cara merawat jubah wisuda di atas. Dengan perawatan yang baik jubah akan awet hingga 10 tahun.