Jas Lab Lengan Panjang

Pilihan Material dan Bagian Penting Untuk Diperhatikan Pada Jas Laboratorium

 

Para peneliti yang sedang meneliti suatu penyakit ataupun yang lainya pasti menggunakan jas lab lengan panjang, apakah anda tau apa itu jas lab lengan panjang, merupakan salah satu jenis pakaian yang dibutuhkan jika anda bekerja di laboratorium . Jas lab ini berfungsi sebagai alat pelindung diri sehingga sangat penting untuk digunakan. Dengan demikian, jas lab sebaiknya berbahan dasar yang mudah menyerap, dapat memantulkan percikan maupun tumpahan zat kimia sehingga kulit anda tetap terlindungi. Pilihlah material jas lab yang tepat sehingga bisa melindungi anda dari resiko bahaya. Beberapa material yang umumnya digunakan untuk membuat jas lab adalah sebagai berikut

jas Lab Lengan Panjang

Bahan Sekali Pakai

Jas lab yang berbahan sekali pakai digunakan di lab biologis, klinis, juga lab kimia. Bahan yang demikian dinilai kurang baik digunakan jika terdapat potensi api yang cukup signifikan yang nantinya bisa membahayakan diri para peniliti.

Bahan Katun Poliester

Jas lab dengan bahan katun poliester ini baik digunakan dalam bidang biologi yang memang memerlukan penanganan khusus. Bahannya mudah terbakar sehingga pekerjaan lab yang berhubungan dengan api tidak cocok jika seorang laborat menggunakan jas berbahan dasar ini.

Bahan Katun

Jika dibandingkan dengan katun poliester, bahan katun (100%) ini kurang mudah terbakar. Bahannya lebih tebal dan tidak dapat disterilisasi. Karena bahan tebal, maka akan tidak nyaman dipakai saat cuaca panas yang nantinya membuat laborat kurang nyaman dalam bekerja.

Bahan Katun Tahan Api

Bahan katun yang tahan api ini memang diberikan tambahan material yang tahan api. Sangat cocok di pakai di laboratorium dengan resiko bahaya api. Harganya juga lebih mahal jika dibandingkan dengan jenis yang lainnya.

Bahan Nomeks

Jas lab lengan panjang juga bisa menggunakan bahan ini. Bahannya tebal, terkarbonisasi, dan sangat tahan api. Material tidak mudah sobek dan tahan terhadap segala jenis larutan. Namun, untuk harga tentu sangat mahal. Jas lab bahan nomeks tidak cocok dipakai outdoor. Itulah beberapa jenis material yang bisa dipakai untuk jas laboratorium. Selain bahan, desain jas juga harus diperhatikan karena fungsi dari jas ini adalah sebagai alat proteksi diri sehingga harus didukung dengan desain yang benar dan tepat. Berikut bagian yang harus diperhatikan;

• Bagian pengancing- Sebaiknya memakai kancing jepret sehingga mudah dibuka jika kondisi sudah sangat mendesak, misal ada percikan api.

• Saku- Posisinya harus nyaman agar saat anda menyimpan barang tidak mudah rusak/ jatuh.

• Bagian lengan- Jas lab lengan panjang lebih dianjurkan agar lengan atas dan bawah anda bisa lebih terlindungi.

• Panjang jas- Panjangnya harus sampai bawah lutut atau bisa sedikit lebih panjang dari lutut.

• Kerah- anda bisa menggunakan model kerah gaya Howie agar lebih terlindungi. Model Howie ini memiliki bagian depan rangkap, kerahnya tinggi hingga leher, dan terdapat manset rajut di ujung lengan.
Itulah beberapa bagian yang penting diperhatikan saat membuat jas lab. Untuk warnanya disesuaikan dengan kebutuhan. Apakah model baju dinas putih atau warna lainnya? tergantung ketentuan dari lab itu sendiri.

Demikian pembahasan mengenai jas lab lengan panjang yang harus anda ketahui, semoga bermanfaat!

Model Baju Dinas Bidan Rumah Sakit

Hal Yang Wajib Diperhatikan Sebelum Membuat Model Baju Dinas Bidan Rumah Sakit

Seperti yang kita ketahui bahwa setiap orang yang bekerja di suatu instansi biasanya menggunakan seragam tertentu. Hal tersebut sudah menjadi kewajiban instansi. Selain untuk kerapian, seragam juga sebagai identitas diri dan instansi tersebut. Begitu juga dengan bidan yang bekerja di rumah sakit. Anda tentu memakai seragam khusus dan hal tersebut wajib dipatuhi. Berkaitan dengan hal itu, berikut beberapa hal yang menjadi pertimbangan sebelum memilih bahan kain yang bagus untuk dibuat model baju dinas bidan rumah sakit

Model Baju Dinas Rumah Sakit

Mengetahui Jenis Kain

Aktivitas tenaga medis tentu tidak sama dengan pekerjaan pada umumnya. Untuk itu, sebelum membuat baju dinas sebaiknya anda harus mengetahui terlebih dahulu jenis-jenis kain. Pilihlah bahan yang bagus, mudah menyerap keringat, tidak tipis, dan tidak berat sehingga dapat menunjang aktifitas anda dalam bekerja.

Tekstur Permukaan Kain

Pada umumnya, kain medis cenderung tidak mengkilap dan tidak menerawang. Banyak jenis kain yang demikian dengan kualitas yang lebih baik. Biasanya yang memiliki serat kain rapat sehingga jatuhnya bagus saat dipakai. Maka dari itu, anda harus pandai memilih jenis kain yang seperti ini.

Warna Kain

Untuk membuat model baju dinas bidan rumah sakit biasanya dipilih warna yang tidak mencolok. Dulunya, warna pakaian medis yaitu warna putih yang merupakan lambang kebersihan. Model baju dinas putih ini kemudian diperbaharui pada abad ke-20, pakaian medis mulai dibuat dengan warna hijau. Alasannya karena dapat membuat mata dokter bisa melihat lebih baik, utamanya saat berada di ruang operasi. Selain hijau, warna lainnya yaitu biru. Warna biru ini bertujuan untuk merefresh mata dokter dari sesuatu yang berwarna merah, misal darah.

Harga Kain

Utamakan untuk memilih kualitas sekalipun harganya tinggi. Anda bisa melakukan banding antar toko satu dan yang lainnya. Tidak hanya itu, untuk keperluan medis sebaiknya juga memilih bahan yang waterproof agar tidak tembus air juga zat lainnya. Istilah waterproof ini adalah untuk mendeskripsikan bahan kain yang kedap air jika di dunia konveksi atau industri garmen.

Bahan Kain Medis

Berikut adalah beberapa rekomendasi kain untuk seragam medis. Hal ini dapat menjadi bahan pertimbangan untuk anda dalam memilih.
• Kain katun (Waterproof) – Memiliki lapisan anti air yang kuat. Selain untuk pakaian medis, biasanya juga untuk bahan masker.
• Kain TR waterproof – Kain TR (Tetoron rayon) yang waterproof merupakan jenis kain yang dapat digunakan untuk baju medis. Selain aman, baju dengan bahan ini juga nyaman dipakai.
• Kain polyester waterproof
• Kain rayon anti air – Memiliki daya serap keringat tinggi, tekstur kain halus, tidak mudah kusut dan memiliki kilau alami yang tinggi.
Itulah beberapa jenis kain yang dapat dipilih untuk model baju dinas bidan rumah sakit. Selain jenis kain, anda juga dapat memperhatikan hal-hal lain yang sudah disebutkan di atas. Demikian pembahasan mengenai pembuatan model baju bidan yang perlu anda ketahui, Semoga bermanfaat!

Model Baju Hamil Kerja Perawat

Tetap Bisa Tampil Modis Selama Hamil dengan Model Baju Hamil Kerja Perawat

Seragam rumah sakit adalah salah satu dari jenis pakaian seragam yang sering ditemui dan juga dipakai oleh para dokter dan juga staf rumah sakit. Seragam ini biasanya digunakan sebagai identitas dan memudahkan para pasien yang mana bisa mengetahui status pekerjaan. Selain itu, selain digunakan sebagai identitas dari seorang staff rumah sakit, seragam ini juga digunakan sesuai dengan standar dan aturan rumah sakit. Ada berbagai macam model seragam rumah sakit salah satunya adalah model baju hamil kerja perawat.

Model Baju Hamil Kerja Perawat

Tips memilih model baju hamil kerja perawat dalam memilih kerja untuk hamil memang menjadi salah satu pekerjaan yang sulit-sulit mudah. Seragam rumah sakit untuk wanita hamil harus didesain secara khusus yang mana harus dibuat senyaman mungkin ketika digunakan untuk bekerja. Anda harus mempertimbangkan berbagai macam pertimbangan. Berikut ini adalah beberapa tips dalam memilih baju kerja rumah sakit untuk wanita hamil, yaitu :

1. Beli seragam kantor yang khusus untuk ibu hamil

Dalam memilih seragam, Anda harus memilih model pakaian yang sesuai dengan wanita hamil. Usahakan baju tersebut tidak mengganggu perut Anda. Hal ini bertujuan agar tidak menyiksa perut Anda. Usahakan juga memilih baju yang mempunyai model longgar.

2. Perhatikan bahan yang digunakan

Faktor kenyamanan menjadi salah satu hal yang harus dipertimbangkan. Karena seragam rumah sakit digunakan hingga 8 jam selama seharian, jangan sampai hanya menggunakan baju yang modelnya modis tapi tidak nyaman. Anda harus memilih bahan pakaian yang nyaman, terbuat dari bahan katun, elastis dan mudah menyerap keringat.

3. Bawahan hitam dipadukan dengan beberapa atasan yang berwarna

Meskipun sedang dalam kondisi hamil, penampilan tidak boleh terlihat lusuh. Anda bisa tetap tampil modis dengan mengenakan model baju hamil kerja perawat yang modis. Misalnya saja memadukan bawahan hitam dengan atasan yang berwarna. Jangan lupa ya, naju harus elastis agar membuat Anda lebih leluasa dalam bergerak dan juga beraktivitas. Selain itu, membuat Anda lebih nyaman dan fashionable.

4. memilih model baju seragam motif

Baju kerja untuk ibu hamil, tidak hanya menggunakan model baju dinas putih saja. Anda bisa menggunakan baju yang bermotif. Ini akan memberikan kesan yang lebih modis. Untuk masalah motif, Anda bisa menggunakan motif bergaris. Motif ini akan membantu dalam menyamarkan tonjolan pada tubuh ibu hamil.Anda juga bisa memilih baju dengan potongan leher rendah atau berkerah.

5. Tampil simpel dengan baju berwarna hitam polos

Warna hitam tidak akan berhasil membuat kesan yang seksi bagi siapa saja yang menggunakannya, sekalipun pada ibu hamil. Meskipun perut membuncit, ibu hamil akan terkesan lebih seksi apalagi di mata suami. Aura akan terpancar semakin jelas ketika mengenakan baju kerja berwarna hitam polos. Ini menjadi salah satu alternatif yang bagus. Anda bisa menambahkan blazer berwarna.
Itulah tadi beberapa model baju hamil kerja perawat yang bakalan membuat anda bisa tampil modis. Anda bisa menggunakan mengaplikasikan dalam beraktivitas sehari-hari.Demikian pembahasan mengenai model baju hamil kerja perawat yang harus anda ketahui, Semoga bermanfaat!

Model Baju Seragam Rumah Sakit

Berkenalan dengan Model Baju Seragam Rumah Sakit “Baju OK”

Apabila anda pernah melihat kondisi ruangan operasi, pasti apernah melihat para dokter dan perawat menggunakan baju berwarna-warna. Pernahkah terlintas di pikiran anda mengapa para dokter dan perawat menggunakan baju berwarna-warni tersebut? Baju berwarna-warni tersebut disebut dengan baju OK. Baju OK merupakan model baju seragam rumah sakit yang digunakan oleh dokter dan semua staff ketika sedang berada di kamar operasi. Warna-warna tersebut mempunyai arti. Biasanya dokter menggunakan warna hijau.

 

Model Baju Seragam Medis

Kegunaan  Model Seragam Rumah Sakit Baju OK

Di dalam dunia medis terkadang membingungkan, khususnya bagi masyarakat awam yang pastinya sedikit penasaran. Mengapa baju tindakan operasi disebut dengan baju OK? Rupanya sebutan baju OK ini berhubungan dengan perkembangan dunia medis di Indonesia sejak zaman penjajahan Belanda. Pada zaman tersebut, seluruh rumah sakit di Indonesia mendapatkan pengaruh yang sangat besar satu negeri tersebut dan kata OK ini singkatan dari Operatie Kamer atau kamar operasi.

Apabila anda perhatikan, model seragam rumah sakit baju Ok ini mempunyai desain yang sangat sederhana dan jauh sekali dari kata modis. Hal bukan tanpa alasan, karena tentunya ada alasan tertentu yang membuat baju ini didesain dengan model polos. Model seragam rumah sakit ini terdiri dari dua potong yaitu bawahan  yang bisa berupa celana panjang serta atasan yang berbentuk seperti baju kurung tanpa resleting dan kancing. Selain itu, baju ini juga di desain tidak menggunakan tali.

Maksud serta tujuan dari model tersebut adalah agar pakaian bisa memberikan kemudahan bagi kinerja dokter dan staffnya pada saat berada di meja operasi. Selain itu, model baju seragam kantor ini bias memfasilitasi mobilitas tim bedah pada saat melakukan operasi.

Baju OK juga di desain khusus sedemikian rupa, sehingga baju ini sangat mudah untuk dikenakan, mudah dalam pelepasan, dan juga mudah untuk dibersihkan. Bahan yang digunakan adalah bahan jenis kain katun yang mempunyai tekstur lembut, kuat serta mudah menyerap keringat. Akan tetapi baju ini harus segera dibersihkan ketika selesai digunakan untuk operasi.

Seperti layaknya pakaian model  baju dinas putih biasanya, Anda bisa mencuci pakaian ini dengan menggunakan detergen. Anda juga bisa menggunakan mesin pengering dan kemudian harus disterilkan agar aman dari bakteri dan siap digunakan untuk tindakan operasi selanjutnya.

Itulah tadi beberapa penjelasan mengenai baju OK yang digunakan di rumah sakit. Masih ada banyak sekali jenis model seragam rumah sakit yang biasanya digunakan oleh para dokter, staff maupun perawatanya. Semua seragam tersebut didesain sedemikian rupa untuk memberikan kemudahan bagi para penggunanya untuk bekerja. Anda bisa mendapatkan berbagai macam seragam rumah sakit dengan model terbaru di berbagai toko seragam di kota anda.

Demikian pembahasan mengenai model baju ok yang harus anda ketahui, Semoga bermanfaat!

Jas Lab Lengan Pendek

Aneka Jenis Model Seragam Perawat yang Perlu Kita Ketahui

Konteks tenaga kesehatan cukup sering dibicarakan lantaran pandemi Covid-19 yang tengah melanda seluruh dunia pada saat ini. Pelayanan kesehatan masyarakat menjadi kebutuhan yang sangat penting, beriringan dengan ketersediaan sumber daya tenaga medis seperti dokter, perawat, dan staf medis lainnya pada saat ini.
Adapun terkait spesifikasi mengenai profesi apa saja yang ada di rumah sakit, umumnya dapat dibedakan dengan seragam yang mereka kenakan. Sebut saja para dokter dan perawat, yang pada umumnya mengenakan seragam model baju dinas putih saat bekerja. Selain memiliki fungsi untuk menunjukkan identitas, seragam rumah sakit pada umumnya sangat penting untuk menjaga kesterilan serta tata tertib di rumah sakit. Anda mungkin tertarik untuk mendalami terkait seragam perawat baik itu untuk mengikuti perkembangan model ataupun melihat dari segi fungsionalnya. Mari simak pemaparan berikut dengan contoh yang dilengkapi terkait seragam perawat berikut ini.

 

Seragam Perawat

Secara harfiah, seragam perawat berarti pakaian yang dikenakan oleh tenaga medis yang bekerja untuk merawat serta memberikan pelayanan kesehatan kepada para pasien. Kebanyakan rumah sakit di seluruh dunia menyediakan seragam perawat yang diidentikkan dengan model baju dinas putih sesuai penerapan daerah masing-masing. Selain fungsi utama seragam yakni sebaai identitas penggunanya, Namun fungsi seragam juga bisa membantu pengunjung untuk mengenali orang orang yang bertugas dirumah sakit, baik itu dokter ataupun perawat.

Jenis-jenis Seragam Perawat

Seiring berkembangnya zaman, model baju perawat rumah sakit pun mengalami perkembangan dari segi model dan warna yang dimilikinya. Tetapi pada umumnya, seragam perawat terbuat dari kain katun dengan desain tertentu yang dapat mengakomodasi kelincahan serta gerakan yang lebih bebas bagi para perawat. Hal ini ditujukan demi kenyamanan serta mobilitas para perawat selama bertugas.
Berikut ini adalah beberapa contoh yang dapat anda temukan di sejumlah rumah sakit setempat:

1. Seragam Perawat Standar

Seragam ini merupakan seragam paling umum yang dapat anda temukan di rumah sakit kebanyakan hampir serupa dengan model baju dinas putih yang sering dipakai seluruh pegawai di Indonesia. Seragam ini terdiri atas semacam atasan berkerah v-neck atau round neck dengan celana berbahan serupa yang sama-sama longgar. Ada pula seragam perawat yang hanyw mengenakan blazer atau semacam jas lab lengan pendek, yang dijadikan sebagai pakaian sekunder atau luaran.

2. Seragam Perawat Dress

Seragam ini dikhususkan bagi perawat dari kalangan kaum wanita dengan panjang gaun hanya sampai di bawah lutut. di desain khusus dengan dua kantung dibagian pinggang yang pastinya dapat membantu para perawat.

3. Seragam Perawat Shanghai

Model baju perawat rumah sakit yang satu ini pada umumnya berwarna putih, namun kini variasi warninya sudah bermacam-macam. Sekilas, bentuknya menyerupai pakaian khas Asia Timur dengan model kerah yang miring dan terkadang ditambah motif bercorak yang membuat kesan modis ini di desain khusus dan mengutamakan kenyamanan para perawat dalam bekerja.

Demikian pembahasan mengenai aneka ragam model seragam perawat yang harus anda ketahui, Semoga bermanfaat!

Model Baju Dinas Putih Perawat

Mengenal Makna seragam perawat

Kenapa perawat memakai seragam berwarna putih? Apakah seragamnya sama dengan dokter? Pertanyaan itu mungkin muncul pada kepala anda saat melihat para staf medis termasuk perawat yang berlalu lalang di rumah sakit ataupun pada saat berobat ke klinik. Seragam putih yang dipakai para staf medis termasuk perawat tentu memiliki makna, fungsi serta tujuan tertentu, Berikut makna dari seragam perawat yang perlu anda ketahui.

Sebelum anda mengetahui lebih jauh mengenai makna dari baju perawat silahkan kunjungi www.rumahjahit.com apabila anda yang ingin memesan baju perawat.

Seragam Medis Perawat
1. Sebagai lambang kesucian.

Model baju dinas putih perawat mempunyai arti kesucian, karena berkaitan dengan tugas serta peran yang dimiliki oleh perawat yaitu merawat orang yang sedang sakit dimana tugas tersebut merupakan tugas yang sangat mulia. Oleh karena itu warna putih memiliki tujuan supaya para perawat memiliki kesucian jiwa serta hati ketika menjalankan tugasnya dalam merawat pasien.

2. Simbol kebersihan

Model baju dinas putih juga merupakan lambang kebersihan yang menuntut para perawat untuk senantiasa menjaga kebersihan, karena berhubungan dengan Kesehatan tentu kebersihan merupakan tuntutan utama yang harus dijaga oleh para tenaga medis karena berkaitan dengan tingkat steril pada lingkungan pekerjaan. Namun kini seiring perkembangan zaman baju dinas perawat mengalami berbagai perubahan dengan model yang bervariasi serta warna yang lebih menarik dan tentu mengutamakan tingkat kenyamanan pada saat digunakan maka dari itu sudah tidak jarang kini anda dapat menemui perawat dengan pakaian dinas selain berwarna putih.

3. Simbol ketenangan

Model baju dinas putih perawat juga dijadikan sebagai simbol dari suatu ketenangan, diharapkan para perawat dapat senantiasa memiliki ketenangan pada saat berada dalam pekerjaan nya termasuk juga memberi ketenangan pada pasien yang dirawatnya. ketenangan yang dibawa oleh perawat diharapkan dapat membantu mempercepat kesembuhan pasien.

4. Pembeda dengan dokter

Melalui seragam tentu akan mudah bagi seseorang dalam membedakan jenis pekerjaannya, hal ini juga berlaku bagi perawat dengan desain yang berbeda dengan dokter yang sering menggunakan jas praktek, perawat justru tidak mengenakan jas dan hanya memakai seragam praktek biasa tentu hal ini akan memudahkan bagi pasien untuk membedakan dokter dengan perawat.

Model baju dinas putih pada perawat pada dasarnya melambangkan kesucian serta kebersihan, dengan harapan memberikan efek positif pada pasien baik itu ketenangan ataupun efek lainya dalam membantu proses penyembuhan lainya, terlepas dari perubahan warna yang digunakan oleh para perawat tergantung kepada kebijakan dari rumah sakit, Tentu terdapat makna serta fungsi khusus pula karena segala sesuatu tentu akan memiliki fungsi serta tujuan tertentu apalagi berkaitan dengan Kesehatan seseorang.

Demikian pembahasan mengenai model baju dinas perawat putih yang harus anda ketahui, semoga bermanfaat!

Baju Perawat Rumah Sakit

Aneka jenis seragam rumah sakit

Model baju dinas putih mungkin sudah dikenal umum oleh Sebagian masyarakat sebagai seragam yang digunakan oleh dokter namun tahukah anda masih ada jenis seragam lain yang sering kita temui di rumah sakit dengan jenis yang berbeda serta fungsi yang berbeda. Berikut nama dari seragam yang sering kita jumpai di rumah sakit beserta fungsinya.

aneka seragam medis

1. Seragam scrub

Seragam ini merupakan pakaian yang sering digunakan oleh dokter bedah, bidan ataupun perawat pada saat sebelum melakukan kegiatan operasi. Dengan memiliki desain yang sederhana yang bertujuan untuk meminimalisir kontaminasi serta mempermudah dalam membersihkannya. Tak sebatas pada ruang operasi seragam scrub juga biasa digunakan di luar ruang operasi.

2. Seragam perawat

Pada umumnya baju perawat rumah sakit berwarna putih, namun hal ini tergantung dengan kebijakan yang ditentukan oleh pihak rumah sakit sehingga kini terdapat ragam warna yang banyak digunakan adalah warna pastel yang membuat kesan manis jika dipakai , baju perawat seperti ini bisa anda temui di beberapa rumah sakit sesuai kebijakan rumah sakit tersebut.

3. Seragam Pasien

Sama halnya dengan stafnya, rumah sakit juga kerap memberikan seragam pada pasiennya, berbeda dengan baju perawat rumah sakit, baju khusus pasien didesain khusus untuk memudahkan dokter serta perawat dalam melakukan pemeriksaan, seragam pasien pun didesain se simple mungkin untuk memudahkan pasien dalam bergerak.

4. Seragam Operasi

operasi dokter beserta timnya harus berada dalam keadaan yang steril, selain menggunakan seragam scrub para staf medis yang memulai operasi juga akan menambahkan sarung tangan, apron medis, penutup kepala hingga masker yang berguna untuk melindungi orang yang menggunakan nya baik itu dari zat kimia ataupun kotoran serta radiasi berbahaya yang dilakukan saat operasi.

5. Jas dokter

Sebagai pakaian sekunder saat berada di lingkungan rumah sakit maupun pada saat melaksanakan praktek, biasanya dokter akan mengenakan setelan jas dengan warna putih, Berbeda dengan baju perawat rumah sakit yang merupakan pakaian utama para dokter akan menambahkan jas berwarna putih dengan lengan Panjang ataupun pendek tergantung dari kategori dokter tersebut apakah dokter umum atau dokter spesialis.

Perbedaan warna pada seragam staf rumah sakit.

Warna putih merupakan warna yang identic bagi para pegawai tenaga Kesehatan sebagai lambing dari higenis atau kebersihan, namun kini banyak kita jumpai jenis seragam yang berwarna hijau baik digunakan oleh dokter ataupun perawat. Hal ini tentu sangat beralasan karena warna hijau dinilai merupakan warna yang baik bagi mata dokter pada saat melakukan Tindakan operasi, selain hijau ada juga warna biru yang bertujuan untuk membuat fresh pandangan dari tenaga medis maupun warna lain, khususnya pada seragam perawat memiliki banyak varian warna pastel yang membuat kesan manis ketika dilihat.

Secara keseluruhan seragam medis berfungsi untuk menjaga si pemakainya ketika berhubungan langsung dengan pasien namun tidak ada salahnya jika anda mengetahui fungsi dari macam macam seragam tersebut, jika anda berminat ingin membuat atau membeli seragam medis untuk keperluan rumah sakit, klinik atau tempat praktek anda, anda bisa langsung cek ke website www.rumahjahit.com.  

Demikian pembahasan mengenai jenis seragam rumah sakit yang harus anda ketahui, Semoga bermanfaat!

Model Baju Perawat Lengan Panjang

Tips Memilih Model Baju Perawat Lengan Panjang

Perawat merupakan salah satu profesi dalam dunia kesehatan. Anda pasti pernah melihat perawat yang mengenai pakaian serba putih dan rapi. Namun harus anda ketahui berbagai model baju perawat, salah satunya baju lengan panjang. Berikut tips memilih model baju perawat lengan panjang.

Baju Dinas Perawat

Alasan Perawat Mengenakan Baju Seragam

Seragam perawat maupun tenaga kesehatan lainnya memiliki peran khusus dalam menunjukkan identitas instansi di mana mereka bekerja yakni rumah sakit. Baju seragam perawat rumah sakit dapat dimodifikasi sesuai dengan perkembangan zaman sehingga dibuat lebih modis. Perhatikan seragam perawat di rumah sakit berbeda yang didesain menarik dan unik namun tetap nyaman dikenakan saat melakukan tindakan terhadap pasien.
Model dari seragam perawat biasanya memiliki kerah bentuk V dengan modifikasi sesuai ketentuan baju dinas rumah sakit. Bagi perawat muslim yang tidak mengenakan seragam lengan pendek, maka bisa dirancang dengan model baju dinas lengan panjang. Mereka biasanya juga mengenakan jilbab tanpa perlu manset pada bagian lengan. Apabila seragam perawat berlengan pendek, tentu membuat perawat muslim wanita mengenakan manset agar menutupi bagian lengan.

Proses pembuatan seragam untuk perawat tentu saja menggunakan budget dari rumah sakit. Oleh karena itu rumah sakit juga perlu mempertimbangkan apa saja yang dibutuhkan untuk seragam perawat dan tenaga medis lainnya. Apalagi dalam memilih konveksi yang berkualitas dengan hasil kerja memuaskan.
Kualitas seragam perawat berasal dari bahan kain yang digunakan serta jasa konveksi profesional. Pastikan jasa konveksi yang dipilih untuk kerjasama telah memiliki pengalaman sehingga mudah mendesain model baju dinas kesehatan. Pemilihan seragam perawat yang nyaman dikenakan dan tidak terlalu rumit memang membutuhkan ahli dengan perhitungan serius.
Meskipun rumah sakit kerap menyediakan budget yang cukup untuk seragam, tapi tidak ada salahnya jika sedikit menekan biaya pembuatan seragam. Asalkan bahan kainnya berkualitas dengan hasil tidak mengecewakan, Anda bisa menyerahkan proses pemilihan kepada pihak konveksi yang memang ahli di bidang jahit massal dan tentunya terpercaya.

Tips Memilih Baju Perawat Lengan Panjang

Meskipun anda mempercayakan seluruh proses produksi termasuk desain baju perawat perempuan dan desain baju perawat laki-laki, bukan berarti tidak bisa memilih bahan kain sendiri. Apabila tidak yakin, maka anda bisa lakukan pemeriksaan bahan seragam menggunakan tips berikut.

1. Pastikan Jenis Bahan yang Cocok untuk Seragam Perawat

Bahan kain adalah faktor utama dari pembuatan seragam yang dapat mempengaruhi kenyamanan perawat saat melakukan tindakan. Pastikan jenis bahan yang mampu menyerap keringat, tidak terlalu tipis dan tidak pula terlalu berat mengingat tindakan yang akan dilakukan oleh perawat. Kain katun dan kain drill merupakan pilihan yang tepat untuk seragam perawat.

2. Perhatikan Permukaan Bahan Kain

Kain dengan harga dan kualitas murahan akan langsung dapat diketahui karena tampak mengkilap dan menerawang. Apabila anda maupun jasa konveksi lebih teliti dalam memilih kain maka bisa mendapatkan bahan kain dengan kualitas standar dan harga terjangkau. Kualitas standar seperti ketebalan lebih baik, kualitas serat lebih rapat, warna lebih cerah dan sedikit lebih berat.

3. Desain Sederhana dan Elegan

Tidak perlu desain yang terlalu berlebihan, Anda bisa meminta jasa konveksi untuk mendesain seragam yang sederhana namun kesannya tetap elegan. Seperti yang diketahui bahwa tidak semua yang berlebihan dan mewah dapat dinilai elegan. Jasa konveksi nantinya bisa mengadaptasi desain dari contoh seragam perawat rumah sakit negara lain.
Misalnya seperti negara Korea Selatan yang mana seragam perawatnya tampak cukup modis tapi tidak berlebihan. Desain tersebut juga bisa digunakan untuk model baju perawat lengan panjang yang kerap dikenakan di Indonesia. Ketentuan seragam lengan panjang hanya berlaku bagi perawat wanita saja.
Perawat pria tidak diperbolehkan untuk mengenakan baju lengan panjang karena dikhawatirkan akan mengganggu proses tindakan.

4. Warna yang Lembut

Perawat harus menggunakan seragam dengan warna yang tidak terlalu mencolok. Oleh karena itu pemilihan warna yang lembut sangat dipertimbangkan agar lebih nyaman dipandang mata. Sebaiknya gunakan warna-warna pastel yang dikreasikan dengan pita bisban maupun kancing agar terkesan lebih manis.

Ada beberapa jenis baju seragam untuk perawat yang dikenakan saat bertugas. Apabila perawat bekerja di bagian ICU maka seragam yang dikenakan berbeda dengan perawat bagian operasi dan lainnya.

Inilah jenis baju perawat yang dikenakan dalam dunia medis.

1. Seragam Scrub

Seragam ini merupakan jenis yang sering dikenakan oleh perawat yang bekerja di ruang operasi. Desain modelnya cukup sederhana sehingga tidak ada yang terlalu mencolok. Warnanya polos baik untuk baju maupun celananya. Lengannya pendek dengan kerah berbentuk V maupun O, bagi muslimah juga ada seragam scrub berlengan panjang.

2. Seragam Laboratorium

Seragam ini dikenakan oleh perawat yang bekerja di bagian laboratorium dengan warna serba putih. Biasanya seragam iuni dikenakan bersama jas. Bagi Anda yang ingin tahu harga jas lab lengan panjang bisa langsung bertanya pada jasa konveksi. Biasanya harga jas berbeda dan lebih mahal dibandingkan harga seragam perawat.

3. Seragam Tindakan Operasi

Seragam yang digunakan pada kegiatan tindak lanjut operasi ini memiliki model yang polos dan panjang. Lengannya juga panjang dengan tali pengait pada bagian belakang. Biasanya seragam dengan warna biru maupun hijau lembut ini harus dikenakan saat tindakan operasi dalam kondisi steril dan bersih.

4. Seragam APD Khusus

Pandemi belum berakhir sejak satu tahun lalu hingga saat ini. Hal ini yang membuat setiap tenaga kesehatan harus mengenakan seragam APD khusus agar terlindungi dari infeksi virus Covid-19. Bagi perawat yang kerja di bagian laboratorium harus mengenakan jas lab sekali pakai. Alat perlindungan diri bagi perawat harus lengkap mengingat banyaknya tindakan yang dilakukan terhadap pasien Covid-19.
Alat perlindungan diri yang dibutuhkan oleh tenaga kesehatan antara lain adalah hazmat, face shield, google glases, masker medis, sarung tangan medis, sepatu boot dan berbagai perlengkapan lainnya.

Jika ingin menggunakan jasa konveksi untuk menjahit seragam perawat, Anda bisa menggunakan jasa konveksi terpercaya. Pastikan anda memilih jasa yang tepat sehingga hasil jahitannya rapi dan nyaman ketika dikenakan. Jangan lupa untuk menampilkan logo instansi pada baju seragam perawat sebagai identitas agar tampak lebih profesional.
Itulah informasi singkat mengenai tips memilih model baju perawat lengan panjang dan beberapa hal lain terkait seragam perawat. Semoga informasi di atas dapat membantu dalam menentukan model baju perawat sesuai dengan bahan kain berkualitas dan harga terjangkau.

Model Baju Dinas Putih

Alasan Model Baju Dinas Putih Lebih Sering Digunakan Sebagai Seragam Rumah Sakit

Model baju dinas putih  Pada umumnya banyak rumah sakit yang sering menggunakan seragam dinas berwarna putih, terutama bagi para perawat. Walaupun sekarang sudah banyak pilihan warna yang lebih variasi, namun baju warna putih tetap menjadi pilihan utama. Mengenakan seragam rumah sakit ini tentunya memiliki fungsi untuk mempermudah pasien membedakan antara perawat maupun dokter dan petugas lainnya.

Seragam Dinas Perawat
Kemudian adanya seragam juga dijadikan sebagai identitas maupun tanggung jawab terhadap tugasnya. Contohnya petugas laboratorium yang menggunakan jas lab lengan pendek yang memudahkan untuk dikenal maupun menanyakan informasi sesuai seragam yang dikenakan tersebut.

Jenis-Jenis Seragam Rumah Sakit

1. Seragam Perawat

Seiring dengan perkembangan jaman dan perkembangan dunia fashion, model baju dinas putih perawat ini semakin maju, bahkan model dengan penggunaan topi putih ini sudah jarang terlihat. Bahkan kala itu, seragam perawat, dokter maupun staf ini hanya menggunakan mantel dokter dan hanya dibedakan berdasarkan aksesoris maupun nametags.
Walaupun memiliki banyak perubahan, baju perawat rumah sakit ini tetap mempertahankan warna putih sebagai warna seragam perawat. Namun, apa sajakah alasan seragam perawat sering berwarna putih ? Mungkin anda sering menebak maupun bertanya-tanya, nah berikut terdapat beberapa penjelasan seragam perawat yang sering menggunakan warna putih.
Seragam perawat dengan warna putih ini melambangkan kebersihan, baik kebersihan secara fisik maupun kebersihan dari jiwa seorang perawat. Maka dari itu, perawat diharapkan selalu menjaga kebersihan terhadap dirinya sendiri dan juga selalu menanamkan kepribadian yang bersih, sehat agar terhindar dari berbagai penyakit maupun kuman.

 Sebagai Simbol Ketenangan

Model baju seragam rumah sakit berwarna putih ini diibaratkan sebagai simbol ketenangan dalam jiwa dan selalu berpikir positif. Sehingga perawat ini akan selalu ingat agar tetap tenang, walaupun dalam keadaan yang genting terutama saat terdapat pasien yang kritis. Sehingga ketenangan ini sangat diperlukan dalam menjalankan pekerjaannya.Bayangkan saja ketika perawat panik dalam menangani pasien, pasien akan ikut panik dan membuat menurunya kesehatan atau kepercayaan pasien untuk sembuh.

Melambangkan Kesucian

Putih juga melambangkan sebuah kesucian dan kemuliaan, yang sebanding dengan sifat yang lembut maupun penuh kasih. Walaupun memiliki sifat yang lembut, dibalik itu terdapat adanya kekuatan yang tangguh dalam menghadapi segala kondisi maupun situasi yang tak terduga. Sehingga mampu mengambil suatu keputusan untuk mengatasi segala situasi tersebut.
Model baju dinas putih pada perawat yang sering digunakan ini ada yang berupa atasan berlengan panjang maupun pendek yang biasa dipadukan dengan celana panjang kain. Biasanya model seragam ini digunakan bagi perawat pria maupun wanita. Terdapat juga model terusan dengan seragam sepanjang lutut.
Namun tetap, model baju perawat rumah sakit ini masih banyak menggunakan model dress dilengkapi cap atau topi yang berada diatas kepala perawat.

2. Jas Dokter

Warna putih ini pada seragam yang digunakan ini tidak hanya digunakan oleh perawat, namun dokter juga mengenakan jas berwarna putih yang digunakan sebagai seragam sekunder. Jas ini biasanya digunakan oleh dokter saat berada di lingkungan rumah sakit maupun melakukan praktik sendiri.
Dokter biasanya melapisi pakaiannya dengan menggunakan jas putih, dengan ciri khas terdapat saku pada bagian kiri dan kanan. Jas yang biasa dikenakan dokter ini memiliki lengan panjang dan ada pula jas yang memiliki lengan pendek. Biasanya perbedaan lengan pada jas ini menunjukkan bahwa dokter tersebut dokter spesialis maupun dokter umum. Contohnya pada dokter bidan yang memiliki model baju dinas bidan rumah sakit yang masuk ke dalam dokter spesialis.

3. Seragam Laboratorium

Seragam laboratorium ini biasanya juga dikenakan bagi perawat maupun petugas yang bertanggung jawab atas kegiatan penelitian pada laboratorium. Biasanya tugas perawat pada laboratorium ini menganalisis penyakit pasien, baik menggunakan sampel darah maupun yang lainnya. Biasanya juga menggunakan jas lab lengan panjang maupun lengan pendek yang berfungsi menhindari dari kotoran selama penilitian.

4. Seragam APD Khusus

Seragam yang khusus digunakan sebagai alat pelindung diri (APD) ini juga biasanya berwarna putih, yang biasanya digunakan untuk agar menjaga diri dari virus yang berbahaya. Contoh kasusnya pada periode terakhir ini yaitu pada masa pandemi covid-19.
Sehingga para perawat diperlukan pakaian khusus agar terhindar dari penularan virus saat menangani pasien. Selain itu, seragam ini biasanya dilengkapi dengan adanya face shield, hazmat, masker medis, google glass, sepatu boat, sarung tangan medis maupun peralatan pendukung lainnya.

5. Seragam Scrub

Jenis seragam ini biasanya digunakan oleh perawat, dokter bedah maupun dokter bidan ini disebut seragam scrub yang digunakan saat memasuki ruang operasi. Seragam scrub ini biasanya memiliki lengan yang lebih pendek dengan bentuk kerah yaitu round neck maupun v-neck dilengkapi dengan celana bawahan dengan bahan yang longgar.
Desain seragam yang simpel dan sederhana ini memudahkan saat pencucian sehingga meminimalkan adanya kontaminasi. Biasanya warna seragam scrub ini cenderung memiliki warna biru terang maupun hijau terang.
Seragam dinas ini memang sering digunakan dalam kegiatan sehari-hari, sehingga agar lebih tahan lama diperlukan bahan kain yang berkualitas. Sehingga bisa dipertimbangkan saat memilih seragam dinas maupun model baju hamil kerja perawat yang cocok.

1. Kain Katun Waterproof

Jenis katun ini memiliki lapisan anti air yang kuat yang biasa digunakan untuk pakaian medis maupun masker. Bahkan kain ini juga sangat cocok digunakan untuk orang yang memiliki sensitif kulit yang tinggi, karena sifatnya yang lembut dan elastis, karena terbuat dari 100% serat alami.
Kain ini juga mampu untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat yang memiliki sifat anti lembab dan anti bakteri yang mampu mencegah pertumbuhan bakteri. Walaupun digunakan dalam beraktivitas selama seharian. Selain itu juga mencegah adanya penyakit kulit, karena produksi keringat yang meningkat.

2. Kain Medis TR Waterproof

Kain TR ini juga memiliki lapisan anti air yang juga digunakan sebagai pakaian medis yang aman namun tetap nyaman. Selain itu juga bisa digunakan untuk keperluan medis lainnya.

3. Kain Medis Rayon Water Resistant

Jenis kain ini dibuat dari serat hasil regenerasi selulosa yang juga memiliki lapisan anti air. Jenis rayon ini juga biasa disebut dengan serat semisintetis, karena tidak termasuk serat sintetis ataupun serat alami. Serat rayon sendiri mengandung unsur kimia karbon, oksigen dan hidrogen. Kain ini juga sudah banyak digunakan untuk membuat pakaian medis maupun penutup muka.
Kain rayon ini memiliki tekstur dan permukaan kain yang halus dan lembut, bahkan juga memiliki daya serap keringat yang tinggi. Warna kain rayon ini umumnya lebih cerah, cenderung licin yang menyerupai sutra sehingga tidak mudah kusut.
Walaupun memang kain rayon ini dikenal mudah terbakar apabila dibandingkan kain linen maupun kain katun. Kain ini juga bisa menjadi pilihan untuk membuat model baju dinas putih bagi perawat maupun jas dokter yang akan nyaman saat digunakan.

Demikian pembahasan mengenai model baju dinas perawat yang harus anda ketahui, Semoga bermanfaat!

Model Baju Jaga Perawat

Ketentuan Dan Model Baju Jaga Perawat

Perawat merupakan profesi yang mengabdikan diri untuk melayani kesehatan masyarakat, dimana tugas pokok mereka adalah merawat pasien yang sedang sakit yang membutuhkan perawatan insentif. Seorang perawat juga di tuntut untuk selalu menjaga kebersihan, agar peralatan medis dalam keadaan steril dan terjaga higenitasnya.

Seragam Dinas Perawat
Meski pada umumnya baju perawat berwarna putih, tapi kini pakaian tenaga medis ini terdapat beberapa macam model dan varian warna. Sering kali model baju jaga perawat di satu rumah sakit berbeda dengan perawat di tempat lain.

Ketentuan Baju Jaga Perawat

Bagi perawat yang sedang jaga atau bertugas, terdapat aturan tata caranya tersendiri. Berikut adalah aturan baju dinas perawat secara umum mengenai baju perawat yang bertugas.
– Perawat pria, setelan baju dan celana panjang berwarna putih, dan bajunya lengan pendek.
– Perawat wanita, setelan baju lengan pendek atau panjang, dan rok selutut atau celana panjang berwarna putih.
– Untuk baju pria terdapat saku di bagian dada, dan terdapat 2 saku di bagian bawah untuk baju wanita.
– Untuk seragam wanita model dress dengan kerah rebah, panjang dress hingga selutut, dan berkancing hingga bawah.
– Mengenakan cap atau topi bagi perawat wanita
– Memakai sepatu berwarna putih.

Perbedaan model baju perawat jaga

Di Indonesia model baju dinas perawat dan bidan umumnya baju atasan lengan panjang atau pendek dengan bawahan celana panjang kain untuk pria maupun wanita, tapi ada juga model terusan panjang selutut seperti dress yang khusus untuk perawat wanita, serta mengenakan cap atau topi kecil yang menghiasi kepala perawat. Namun perawat di beberapa negara di Eropa dan Amerika menggunakan scrub suit.

Mengenal makna dibalik baju perawat

Pada umumnya model baju jaga perawat identik dengan warna putih dari kepala hingga kaki. Seragam peruntukkan sebagai profesi khusus, hanya dibuat untuk para tenaga kesehatan memiliki makna yang tersimpan di dalamnya. Walaupun kini sering ditemui setelan seragam perawat tidak hanya putih polos saja namun kini sering menggunakan warna – warna lain. Apa makna dibalik baju perawat? Berikut ulasannya.

Simbol kesucian

Warna putih identik dengan kesucian serta simbol dari kemurnian dan spiritualitas. Tugas utama seorang perawat adalah merawat orang sakit, sehingga perawat dikatakan menjalankan tugas mulia dengan kemurnian hati dalam menolong sesama.

Simbol ketenangan

Sering kali pasien datang dalam keadaan gelisah dan panik, sehingga perawat diharapkan dapat memberikan ketenangan yang tersirat dalam warna putih.

Lambang kebersihan dan higienitas

Selain itu warna putih yang identik dengan kebersihan, dengan demikian seorang perawat harus senantiasa menjaga kebersihan serta kesucian karena berhubungan dengan rumah sakit sebagai lingkungan kerja yang terjaga dan steril.

Atribut perawat

Sejak tahun 1800 perawat selalu mengenakan topi perawat atau nurse’ cap yang masih digunakan hingga kini. Atribut ini melambangkan sebagai simbol dedikasi, kejujuran dan kebijaksanaan dalam menjalankan tugas.
Pemilihan model baju jaga perawat tidak hanya sebatas seragam pembeda dengan dokter, namun juga sebagai identitas profesi seseorang yang mengabdikan diri untuk kesehatan masyarakat

Demikian pembahasan mengenai model baju jaga perawat yang mungkin belum anda ketahui, Semoga bermanfaat!