Suplier Jaket Bomber Ceritakan Fakta Menarik Item Fashion Ini

Suplier Jaket Bomber Ceritakan Fakta Menarik Item Fashion Ini

Sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggunakan jaket bomber, item fashion ini kembali mencuat ke permukaan. Itu tiga tahun lalu. Sebelumnya, tahun 1986, Tom Cruise pernah mempopulerkannya melalui film Top Gun. Suplier jaket bomber mau bercerita tentang fakta menarik dari item fashion ini.

Jaket untuk Kebutuhan Militer

Menurut informasi yang suplier jaket bomber dapatkan, jaket bomber dirancang untuk memenuhi kebutuhan militer. Saat itu, kokpit pesawat tempur tak memiliki kaca penutup, sehingga para pilot terkena suhu udara yang teramat dingin. Untuk itulah mereka perlu menggunakan jaket untuk membuat tubuh tetap hangat, sehingga pergerakan mereka tidak terbatasi.

Awalnya jaket-jaket ini memiliki lapisan dalam dan kerah yang terbuat dari bulu domba. Namun seiring perkembangan teknologi pesawat jet, kokpit memiliki ruang yang lebih sempit, tertutup (kaca penutup), dan penghangat juga. Karena itu, desain jaket bomber sampai pada era MA-1 yang lebih ringan. Itulah jenis jaket yang suplier jaket bomber produksi dan jual.

Warna dan Dekorasi Jaket Bomber

Suplier jaket bomber menjual jaket yang memiliki warna dan dekorasi yang dipasang pada jaket. Faktanya, hal ini bukan kekreatifan baru. Jauh sebelumnya, para prajurit udara juga sering menghias jaket bomber yang mereka miliki dengan dekorasi-dekorasi sesuai pangkalan, pasukan, rangking, jumlah misi terselesaikan, dan lain-lain. Sayangnya, saat ini, hal tersebut sudah tidak diizinkan lagi oleh para militer.

Bagaimana dengan Anda? Karena Anda bukan kalangan militer dan membeli jaket tersebut dari suplier jaket bomber di luar tentara, maka hal itu sah-sah saja untuk dilakukan. Anda boleh mendekorasi jaket bomber sesuai kreativitas dan selera. Selain itu, Anda juga bisa memilih beragam warna jaket yang disediakan suplier jaket bomber. Tidak hanya tiga seperti milik tentara – navy blue dan khaki green saja.

Jaket Bomber Populer Berkat Budaya Pop

Menurut penelusuran suplier jaket bomber, popularitas jaket bomber berkembang pesat ketika dijual di Eropa akhir tahun 50-an – toko-toko pemerintah, barang bekas, dan pasar gelap. Tahun 63-an, Dobbs Industries berkembang menjadi Alpha Industries dan menerima pesanan banyak jaket bomber. Produksi yang mereka lakukan melimpah untuk kebutuhan serdadu udara Eropa – Australia dan orang-orang sipil. Tahun segitu juga, seluruh dunia, mulai dijangkiti gerakan subkultur – seperti skinhead, mod, dsb. Jaket bomber yang dijual suplier jaket bomber mulai digunakan sebagai “seragam” kelompok ini.

Tahun 90-an, jaket bomber mulai naik daun lagi di kalangan anak-anak muda pecinta fashion alternatif / grunge. Tren fashion saat itu mengarah pada barang-barang vintage / thrifting. Suplier jaket bombermelihat para anak muda ini sering mengkombinasikan jaket bomber dengan kemeja kotak-tak, jeans stonewashed, dan sepatu doc martens.

Tahun 2000-an, menurut pengamatan suplier jaket bomber, jenis jaket ini mulai dikenal anak-anak skater dan surfer. Akhirnya, jaket ikonik militer ini booming menjadi gaya kasual jalanan dan memikat perhatian anak muda dari berbagai kalangan.

Efek Kanye West dan Jokowi

Suplier jaket bomber kembali menilai kalau jaket ini kembali booming sejak digunakan Kanye West dalam tournya. Itu di luar negeri, di Indonesia sendiri booming jaket ini didorong oleh Presiden Jokowi.

Nah, itulah 4 fakta menarik yang bisa suplier jaket bomber suguhkan mengenai jaket bomber itu sendiri. Apakah Anda berminat membeli jaket bomber berkualitas baik? Tentu Anda harus membelinya melalui suplier jaket bomber yang baik pula. Semoga artikel ini menambah pengetahuan kepada Anda semua ya!

Tinggalkan Komentar