Penting Diperhatikan, Ini 5 Bahan Terbaik untuk Seragam Panitia Acara Kampus

Seragam panitia acara kampus adalah salah satu elemen penting dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan dan acara di lingkungan kampus. Kaos ini tidak hanya berfungsi sebagai seragam identitas panitia, tetapi juga sebagai sarana promosi acara dan representasi dari nilai-nilai yang sesuai. 

Berikut Rumah Jahit akan merangkum 5 bahan teratas yang umum menjadi bahan utama dalam pembuatan seragam panitia acara kampus:

1. Katun Combed

Katun combed adalah salah satu bahan yang paling umum digunakan untuk membuat kaos, termasuk kaos yang berfungsi sebagai panitia acara kampus. Bahan ini terbuat dari serat katun yang diolah secara khusus untuk menciptakan tekstur yang lembut dan nyaman dipakai. 

Katun combed memiliki kemampuan untuk menyerap kelembaban dengan baik. Selain itu, bahan ini juga mudah untuk dicetak sehingga memungkinkan untuk dilengkapi dengan model desain yang menarik dan kreatif sesuai dengan tema acara kampus.

2. Dry Fit Polyester

Dry fit polyester adalah pilihan bahan yang sangat cocok untuk seragam panitia acara kampus, terutama jika acara banyak digelar di luar ruangan. Bahan ini mudah menyerap dan menguapkan keringat dengan cepat sehingga penggunanya dapat lebih nyaman saat beraktivitas intens. 

Bahan dry fit polyester juga memiliki tekstur yang halus dan ringan sehingga memberikan tingkat kenyamanan optimal bagi para panitia acara. Jenis bahan satu ini juga tahan lama dan mudah dirawat.

3. Polyester-Cotton Blend

Polyester-cotton blend adalah kombinasi antara serat polyester dan serat katun anyaman secara khusus untuk menciptakan tekstur yang ringan, tahan lama, dan mudah dipakai.

Bahan ini menggabungkan keunggulan dari kedua jenis serat tersebut, yaitu kekuatan dan ketahanan dari polyester serta kenyamanan dan elastisitas dari katun. Polyester-cotton blend memiliki kemampuan untuk menyerap kelembaban dengan baik sehingga cocok menjadi pakaian oleh para panitia dengan aktivitas padat.

4. Bamboo Fabric

Bamboo fabric adalah bahan ramah lingkungan yang terbuat dari serat bambu yang mengalami pengolahan secara kimia untuk menciptakan tekstur lembut dan halus. Bahan ini memiliki sifat yang ringan, mudah bernapas, dan hypoallergenic, sehingga sangat cocok untuk digunakan dalam seragam panitia acara kampus. 

Selain itu, bamboo fabric juga memiliki kemampuan untuk menyerap kelembaban dengan baik, menghasilkan tekstur yang lembut dan halus, serta menghadirkan penampilan elegan dan profesional sehingga cocok untuk acara kampus dengan tema yang cukup formal.

5. Rayon

Rayon adalah bahan yang terbuat dari serat selulosa yang mengalami pengolahan secara kimia untuk menciptakan tekstur yang halus dan mudah menjadi pakaian dalam seragam panitia. Bahan ini memiliki sifat yang ringan dan mudah bernapas sehingga sangat nyaman untuk pemakaian sepanjang hari.

Sama seperti bamboo, rayon juga memiliki kemampuan untuk menyerap kelembaban dengan baik, teksturnya juga halus dengan penampilan elegan yang juga cocok dalam pemakaian untuk keperluan acara bertema serius.

6. Nylon Spandex

Nylon spandex adalah bahan yang terbuat dari serat nilon dan spandex yang memiliki sifat elastisitas yang tinggi. Bahan ini sangat cocok untuk kaos panitia acara kampus yang membutuhkan tingkat fleksibilitas yang tinggi. Contoh bahan ini seperti untuk panitia yang melakukan berbagai aktivitas fisik atau gerakan-gerakan ekstensif selama acara. 

Bahan nylon spandex juga memiliki kemampuan untuk menyerap kelembaban dengan baik, menjaga pemakainya tetap kering dan nyaman selama beraktivitas. Dengan tekstur yang elastis dan fleksibel, nylon spandex memberikan tingkat kenyamanan dan mobilitas yang optimal bagi para panitia acara kampus.

Penutup

Dalam memilih bahan untuk membuat seragam panitia acara kampus, penting untuk mempertimbangkan kebutuhan dan preferensi panitia serta anggaran yang tersedia. Dengan memilih bahan yang tepat, anda dapat menciptakan kaos panitia acara kampus yang nyaman. Bahan yang tepat akan nyaman saat pemakaian, tahan lama, dan mewakili semangat serta identitas dari acara yang sedang berlangsung.

 

Bahan Kuat dan Tahan Lama, Ini Panduan Praktis Merawat Seragam Kerja dari Ripstop

Pakaian dari bahan ripstop mempunyai kekuatan dan daya tahan terhadap kondisi yang keras. Namun, untuk mempertahankan kualitas dan kinerja bahan ristop, melakukan perawatan yang tepat diperlukan. 

Berikut Rumah Jahit akan memberikan panduan sederhana tentang cara merawat seragam kerja dari bahan ripstop agar tetap awet dan nyaman digunakan.

Perawatan yang Tepat Seragam Kerja dari Bahan Ripstop

1. Membaca instruksi perawatan

Langkah pertama yang penting dalam merawat seragam kerja dari bahan ripstop adalah membaca dengan cermat instruksi perawatan yang disediakan oleh produsen. Instruksi ini biasanya terdapat di label yang tersemat di pakaian. 

Instruksi tersebut dapat memberikan informasi yang berguna tentang suhu mencuci yang tepat, penggunaan pemutih, dan apakah pakaian tersebut dapat disetrika atau tidak.

2. Pencucian

Ketika mencuci pakaian ripstop, disarankan untuk menggunakan air dingin atau hangat daripada air panas. Air panas dapat merusak serat dan menyebabkan pakaian menyusut. 

Gunakan deterjen yang lembut dan hindari pemutih klorin karena dapat mengurangi kekuatan dan ketahanan bahan ripstop. Saat mencuci, pastikan untuk membalik pakaian agar bagian yang paling kotor berada di luar dan mudah dibersihkan.

3. Pengeringan

Hindari menggunakan pengering pakaian dengan suhu tinggi ketika mengeringkan pakaian ripstop. Suhu tinggi dapat menyebabkan serat bahan ripstop menjadi kaku atau bahkan meleleh. 

Sebaiknya, keringkan pakaian secara alami atau gunakan pengaturan suhu rendah pada pengering pakaian. Pastikan pakaian benar-benar kering sebelum disimpan untuk mencegah pertumbuhan jamur atau bau tidak sedap.

4. Menyetrika

Beberapa pakaian ripstop mungkin perlu Anda setrika untuk menjaga penampilan mereka yang rapi. Namun, sebelum menyetrika, pastikan untuk memeriksa label perawatan untuk memastikan apakah pakaian dapat Anda setrika atau tidak. 

Jika iya, gunakan suhu setrika yang rendah dan letakkan kain penutup di atasnya untuk melindungi permukaan pakaian dari panas langsung.

5. Hindari paparan sinar matahari langsung

Seragam kerja dari bahan ripstop sebaiknya tidak begitu saja terpapar langsung oleh sinar matahari untuk waktu yang lama. Sinar UV dapat merusak serat dan warna pakaian sehingga pakaian lebih cepat pudar atau rusak. 

Jika memungkinkan, jemur pakaian di tempat yang teduh atau keringkan secara alami di dalam ruangan.

6. Hindari pemutih klorin

Pemutih klorin bisa merusak bahan ripstop dan mengurangi daya tahan serta warna pakaian. Sebagai gantinya, gunakan pemutih non-klorin atau pilih deterjen dengan rancangan khusus untuk pakaian berwarna atau berbahan sintetis untuk membantu menjaga kualitas pakaian anda.

7. Perbaikan dan pemeliharaan rutin

Periksa pakaian ripstop secara teratur untuk mendeteksi kerusakan atau keausan. Jika ada robekan kecil atau jahitan yang lepas, segera perbaiki sebelum masalah menjadi lebih buruk. Mengambil tindakan pencegahan seperti ini dapat memperpanjang umur pakai pakaian anda dan memastikan kinerjanya tetap optimal.

8. Simpan dengan benar

Simpan pakaian ripstop di tempat yang kering dan terlindungi dari kelembaban, panas berlebih, atau sinar matahari langsung. Lipat pakaian dengan rapi untuk menghindari kerutan yang tidak perlu dan hindari menumpuk terlalu banyak barang di atasnya. 

Jika memungkinkan, gunakan gantungan untuk menyimpan pakaian agar tetap terjaga bentuknya.

Penutup

Dengan mengikuti panduan perawatan yang tepat, anda dapat memastikan bahwa pakaian dari bahan ripstop tetap terjaga kualitasnya dan memberikan kenyamanan serta perlindungan yang anda butuhkan dalam berbagai situasi. Ingatlah untuk selalu membaca label perawatan dan mengikuti petunjuk yang panduan oleh produsen untuk hasil yang optimal.

Panduan Merawat Jersey Seragam Olahraga agar Tetap Awet dan Tahan Lama

Jersey seragam olahraga adalah pakaian khusus yang digunakan oleh atlet atau tim dalam berbagai jenis olahraga. Penggunaannya yang spesial membuat jersey juga biasanya dibuat dari bahan-bahan khusus tertentu sehingga membutuhkan perawatan lebih. 

Agar jersey seragam olahraga dapat dipakai dalam umur panjang, penting untuk melakukan perawatan dengan benar. 

Berikut Rumah Jahit akan mengurai beberapa cara sederhana untuk merawat jersey seragam olahraga mempertahankan penampilan dan tahan lama:

1. Cuci manual atau gunakan mesin cuci ringan 

Idealnya, pencucian jersey seharusnya secara manual dengan tangan menggunakan air dingin atau suam-suam kuku. Hindari mencampur jersey dengan pakaian lain yang berwarna terang atau gelap untuk menghindari transfer warna yang merusak penampilan. 

Jika menggunakan mesin cuci, pilihlah siklus pencucian yang ringan dengan air bersuhu dingin atau suam-suam kuku.

2. Hindari deterjen dengan pewangi tambahan

Pilihlah deterjen yang lembut dan bebas pewangi tambahan atau bahan kimia keras. Deterjen yang terlalu kuat dapat merusak serat kain dan menghilangkan kelembaban alami dari jersey. Gunakan jumlah deterjen yang direkomendasikan sesuai petunjuk pada kemasan.

3. Jangan gunakan pelembut kain

Pelembut kain dapat meninggalkan residu pada serat kain yang dapat menyebabkan kelembaban menumpuk dan mengurangi daya serap keringat jersey. Selain itu, pelembut kain juga dapat mengurangi kemampuan jersey untuk menahan bau.

4. Jemur dengan terbalik

Setelah Anda mencucinya, jemurlah jersey seragam olahraga dengan terbalik untuk melindungi cetakan yang ada. Jemur jersey di tempat teduh dan berangin serta hindari menjemur jersey di bawah sinar matahari langsung yang dapat memudarkan warna dan merusak serat kain. 

5. Hindari penggunaan mesin pengering

Mesin pengering dapat merusak serat kain dan dekorasi jersey. Lebih baik jemur jersey secara alami atau gunakan pengaturan udara dingin pada mesin pengering untuk mengurangi risiko kerusakan. Jangan pernah menggunakan pengaturan panas pada mesin pengering untuk jersey seragam olahraga.

6. Bertindak cepat jika ada noda

Segera bersihkan noda atau kotoran pada jersey seragam olahraga sesegera mungkin. Gunakan deterjen yang lembut dan sikat lembut untuk membersihkan noda secara perlahan. Hindari menggunakan pemutih atau bahan kimia keras yang dapat merusak bahan atau dekorasi jersey.

7. Jangan menyetrika obyek printing

Hindari menyetrika bagian dari digital printing pada jersey seragam olahraga. Panas yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan dan warna yang memudar atau meleleh. Jika perlu menyetrika, letakkan kain tipis di atasnya dan setrika dengan suhu rendah.

8. Segera cuci setelah terpapar keringat berlebihan

Keringat berlebihan yang menumpuk pada jersey tidak hanya dapat meninggalkan bau tidak sedap, tetapi juga dapat merusak serat kain dan dekorasi. Jika tidak memungkinkan untuk mencuci segera, jemur jersey hingga kering sebelum penyimpanan.

9. Rotasi penggunaan

Untuk menjaga keawetan dan kualitas jersey seragam olahraga, sebaiknya melakukan rotasi penggunaan antara beberapa jersey. Dengan cara ini, anda dapat mengurangi tekanan dan kerusakan karena pemakaian berulang, serta memberikan waktu yang cukup untuk membersihkan dan merawat setiap jersey dengan baik.

Penutup

Dengan mengikuti panduan merawat jersey pakaian olahraga di atas, anda dapat memastikan bahwa jersey tetap dalam kondisi terbaik dan tahan lama. Selain itu, menjaga kebersihan dan kualitas jersey juga dapat meningkatkan kenyamanan dan performa Anda saat berolahraga.

10 Jenis Jaket Windbreaker yang Menarik Dikoleksi, Sudah Punya?

Jaket windbreaker adalah pakaian luaran yang dapat dapat menjadi pilihan untuk dipakai pada kondisi cuaca yang sedang tidak menentu seperti sekarang ini. Tak hanya berfungsi sebagai pelindung dari angin, jaket windbreaker juga cukup andal sebagai pakaian untuk menerjang hujan ringan dan sinar matahari berlebih sehingga cocok Anda kenakan sebagai pendamping seragam kerja.

Berikut Rumah Jahit akan membahas mengenai beberapa jenis jaket windbreaker yang telah populer menjadi pakaian di masa kini dan cocok untuk dikoleksi:

1. Jaket Windbreaker Standar

Jaket windbreaker standar adalah model yang paling sering Anda temukan di Indonesia. Terbuat dari bahan yang ringan dan tahan air, seperti nylon atau polyester, jaket windbreaker standar memiliki lapisan dalam yang tipis untuk melindungi tubuh penggunanya dari angin. 

Desainnya cukup sederhana namun fungsional sehingga cocok Anda gunakan untuk kegiatan outdoor atau sebagai pelindung ringan saat berpergian.

2. Jaket Windbreaker 2-in-1

Jaket windbreaker 2-in-1 adalah pilihan yang praktis untuk musim pancaroba. Model ini memiliki lapisan dalam yang bisa dilepas, sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca yang berbeda. 

Meskipun begitu, saat cuaca sedang panas, penggunanya dapat melepas lapisan dalam jaket untuk mendapatkan kenyamanan ekstra, sedangkan ketika cuaca mulai memburuk dan hujan, penggunanya bisa memasang kembali untuk perlindungan tambahan.

3. Jaket Windbreaker Dengan Hoodie

Jaket windbreaker dengan hoodie adalah pilihan yang terkenal di kalangan anak muda Indonesia. Hoodie atau kupluk yang terpasang di jaket menambah kesan casual dan sporty pada penampilan. 

Model jaket ini biasanya dilengkapi dengan kantong depan dan resleting depan penuh untuk kenyamanan dan fungsionalitas ekstra.

5. Jaket Windbreaker Reflektif

Jaket windbreaker reflektif adalah pilihan yang aman untuk digunakan di malam hari atau dalam kondisi cahaya rendah. Model jaket ini memiliki detail reflektif yang menonjol di bagian depan, belakang, dan lengan untuk meningkatkan visibilitas penggunanya di jalan. Dengan demikian, model ini sangat cocok Anda gunakan untuk bersepeda atau berlari di malam hari.

6. Jaket Windbreaker Berbahan Mesh

Jaket windbreaker berbahan mesh adalah pilihan yang cocok untuk dipakai di cuaca yang lebih hangat atau aktivitas yang membutuhkan ventilasi tambahan di pakaian.

Tipe jaket ini memiliki bagian belakang atau lengan yang terbuat dari bahan mesh yang dapat mengatur suhu tubuh dan memungkinkan udara mengalir dengan lebih baik. Model ini sangat cocok digunakan untuk olahraga seperti jogging atau bersepeda.

8. Jaket Windbreaker Waterproof

Jaket windbreaker waterproof adalah pilihan yang ideal untuk melindungi dari hujan deras atau kondisi cuaca yang ekstrem. Model jaket ini memiliki lapisan waterproof yang sangat efektif dalam menahan air masuk, sehingga penggunanya tetap kering dan nyaman bahkan dalam kondisi cuaca tidak bersahabat. 

Model ini cocok dalam pemakaian untuk aktivitas outdoor yang membutuhkan perlindungan tambahan.

9. Jaket Windbreaker Packable

Jaket windbreaker packable adalah pilihan yang praktis untuk dibawa saat bepergian atau beraktivitas di luar ruangan. Oleh karena itu, model ini memiliki desain yang dapat Anda lipat menjadi ukuran yang kecil sehingga mudah disimpan di dalam tas atau koper. 

Jaket ini sangat cocok untuk perjalanan singkat atau sebagai cadangan saat cuaca tiba-tiba berubah.

10. Jaket Windbreaker Vintage

Jaket windbreaker vintage adalah pilihan yang menarik bagi pecinta fashion retro. Model ini terinspirasi dari desain jaket windbreaker pada tahun 80-an atau 90-an dengan permainan warna-warna yang dominan cerah dan detail yang mencolok.  Dengan demikian, jaket ini dapat memberikan sentuhan nostalgia pada penampilan dan membuat penggunanya terlihat berbeda dari yang lain.

Penutup

Dengan berbagai jenis jaket windbreaker yang tersedia, anda dapat memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya anda sendiri dengan memastikan kenyamanan dan fungsinya. Memilih jaket windbreaker yang tepat akan membuat anda dapat tetap tampil stylish dan terlindungi dalam berbagai kondisi cuaca di Indonesia.

 

Pencinta Olahraga Wajib Tahu, Ini Keunggulan Dry Fit yang Sering Jadi Baju Olahraga

Pada dunia olahraga, bahan dry fit banyak dipakai untuk menunjang kenyamanan dan kinerja optimal dalam melakukan aktivitas fisik. Ini merupakan inovasi terbaru dalam industri seragam olahraga yang mengundang peningkatan pengalaman olahraga yang lebih baik. 

Berikut Rumah Jahit akan menjelaskan keunggulan bahan dry fit dan penggunaannya:

Apa itu Bahan Dry Fit?

Bahan dry fit adalah jenis kain yang dirancang khusus untuk menghilangkan kelembaban dari permukaan kulit sehingga menjaga pengguna tetap kering dan nyaman selama aktivitas fisik. Bahan ini terbuat dari serat sintetis seperti poliester atau nilon yang dirancang dengan struktur khusus untuk menyerap dan mengalirkan keringat menjauh dari tubuh.

Keunggulan Bahan Dry Fit

1. Pengaturan suhu tubuh yang efisien

Salah satu keunggulan bahan dry fit adalah kemampuannya untuk mengatur suhu tubuh. Bahan dryfit dapat membantu menyejukan tubuh pengguna dengan cepat saat berkeringat serta dapat mencegah anda merasa panas dan lembab selama olahraga intensif di cuaca panas.

2. Pengendalian kelembaban

Bahan dry fit dirancang untuk menyerap keringat dari kulit dan mengalirkannya ke permukaan pakaian sehingga dapat menguap lebih cepat. Hal ini membantu pengguna tetap kering, mengurangi risiko iritasi kulit dan meningkatkan kenyamanan selama aktivitas fisik.

3. Kenyamanan yang luar biasa

Kain dry fit sering kali terasa lembut saat dipakai sehingga memberikan sensasi nyaman dan bebas hambatan selama aktivitas olahraga. Bahan ini juga cenderung tidak menyusut atau berkerut setelah dicuci sehingga dapat diandalkan untuk penggunaan jangka panjang.

4. Keringanan dan mobilitas 

Bahan dry fit seringkali memiliki konstruksi yang ringan dan elastis sehingga tidak membatasi pengguna selama berlatih. Mereka tidak hanya memberikan dukungan yang cukup, tetapi juga memungkinkan anda untuk melakukan gerakan yang ekstensif tanpa merasa terbatasi.

5. Cepat kering 

Salah satu keunggulan utama dari bahan dry fit adalah kemampuannya untuk kering dengan cepat setelah pencucian atau setelah berkeringat selama aktivitas fisik.

6. Anti-bakteri dan anti-bau

Beberapa jenis bahan dry fit memiliki sifat anti-bakteri yang membantu mengurangi pertumbuhan bakteri yang menyebabkan bau badan. Hal ini menjaga pakaian tetap segar dan bebas bau bahkan setelah penggunaan yang intensif.

7. Fleksibel dalam gaya dan desain

Bahan dry fit tidak hanya berfungsi dengan baik, tetapi juga hadir dalam berbagai pilihan gaya, warna, dan desain. Ini memungkinkan pengguna untuk menemukan pakaian yang sesuai dengan preferensi pribadi dan mengekspresikan diri.

Penggunaan Bahan Dry Fit:

Bahan dry fit sangat cocok untuk menggunakannya dalam berbagai jenis aktivitas fisik, termasuk lari, bersepeda, latihan di gym, yoga, dan banyak lagi. Dry fit juga merupakan pilihan populer untuk seragam olahraga tim, seperti jersey sepak bola, bola basket, atau voli. 

Selain itu, bahan dry fit juga sering menjadi dalam pakaian sehari-hari untuk memberikan kenyamanan ekstra dalam situasi yang memerlukan aktivitas fisik ringan atau mobilitas yang tinggi.

Kesimpulan:

Bahan dry fit adalah pilihan yang sangat baik untuk pakaian olahraga dan aktivitas fisik, karena mereka menawarkan kombinasi kenyamanan, kinerja, dan fungsionalitas yang luar biasa. Dengan kemampuannya untuk mengatur suhu tubuh, mengendalikan kelembaban, dan memberikan keringanan dan mobilitas yang optimal, bahan dry fit dapat meningkatkan pengalaman Anda selama latihan, kompetisi, atau aktivitas fisik sehari-hari. 

6 Bahan yang Tepat untuk Membuat Jersey Futsal Tim Organisasi, Kombinasi Bahan Jadi Opsi?

Saat bermain futsal, tentu pemainnya tak mungkin menggunakan pakaian sehari-hari saat di lapangan. Baiknya, pemain futsal harus mengenakan jersey futsal sebagai seragam olahraga dengan pemilihan bahan yang tepat untuk menunjang kebutuhan saat melakukan aktivitas fisik yang cukup panjang. 

Berikut Rumah Jahit akan membahas mengenai rekomendasi bahan yang tepat untuk membuat jersey futsal terutama untuk produksi sebuah tim:

1. Dry Fit Polyester

Dry fit polyester adalah salah satu bahan yang sangat populer untuk pembuatan jersey futsal karena mampu menyerap dan menguapkan keringat dengan cepat. Selain itu, bahan ini juga dikenal karena teksturnya yang cukup halus dan tidak berat. 

Daya tahan dry fit polyester juga cukup baik terhadap potensi kerusakan atau pemudaran warna sehingga pilihan bahan ini memang cocok dijadikan bahan pembuatan jersey futsal dalam sebuah tim atau organisasi. 

2. Microfiber

Microfiber adalah bahan sintetis yang terbuat dari serat polyester atau nilon yang sangat halus. Bahan ini memiliki kemampuan untuk menyerap kelembaban dengan baik sehingga cocok dijadikan bahan membuat jersey futsal. 

Bahan microfiber juga bersifat ringan dan mudah bernapas untuk digunakan dalam berbagai kondisi cuaca dan intensitas aktivitas di lapangan. Dengan tekstur yang lembut dan halus, microfiber memberikan tingkat kenyamanan yang tinggi bagi para pemakainya.

3. Jersey Interlock

Jersey interlock adalah bahan yang terbuat dari serat katun atau polyester yang dianyam secara khusus untuk menciptakan tekstur yang halus dan elastis. Bahan ini memiliki daya tahan yang baik terhadap kerusakan dan pemudaran warna, menjadikannya pilihan yang cocok untuk jersey futsal yang dipakai secara rutin layaknya seragam oleh sebuah tim atau organisasi. 

Selain itu, jersey interlock juga memiliki kemampuan untuk menyerap kelembaban dengan baik, menjaga pemain tetap kering dan nyaman selama pertandingan. Dengan tekstur yang elastis dan fleksibel, jersey interlock memberikan tingkat mobilitas yang optimal bagi para pemakainya.

4. Nylon Spandex

Nylon spandex adalah bahan yang terbuat dari serat nilon dan spandex yang memiliki sifat elastisitas yang tinggi. Bahan ini sangat cocok untuk membuat jersey futsal organisasi yang membutuhkan tingkat fleksibilitas yang tinggi, seperti untuk pemain yang melakukan gerakan-gerakan cepat dan ekstensif selama pertandingan. 

Dengan tekstur yang halus dan elastis, nylon spandex memberikan tingkat kenyamanan dan mobilitas yang optimal terlebih dengan keunggulannya menyerap kelembaban dengan baik. 

5. Polyester Mesh

Polyester mesh adalah bahan yang terbuat dari serat polyester yang merupakan anyaman secara khusus untuk menciptakan tekstur yang berpori-pori. Bahan ini memiliki kemampuan untuk mengalirkan udara dengan baik, menjaga pemain tetap sejuk dan nyaman selama pertandingan. 

Selain itu, polyester mesh juga memiliki sifat yang ringan dan mudah bernapas. Daya tahan polyester mesh juga dapat menjadi kebanggan untuk mengatasi berbagai risiko kerusakan atau bahkan pemudaran warna sehingga jersey futsal seragam tersebut memiliki usia pakai yang panjang. 

6. Combination Fabrics

Selain itu, kombinasi beberapa jenis bahan di atas juga bisa menjadi pilihan yang menarik untuk membuat jersey futsal organisasi. Misalnya, menggabungkan dry fit polyester dengan nylon spandex untuk mendapatkan kombinasi antara kenyamanan dan fleksibilitas yang tinggi. 

Pilihan lainnya, kombinasi antara microfiber dengan polyester mesh untuk mendapatkan kemampuan menyerap kelembaban dan ventilasi udara yang optimal. Dengan menggabungkan berbagai jenis bahan, maka terciptalah jersey futsal organisasi yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi tim.

Dalam memilih bahan untuk membuat pakaian futsal organisasi, penting untuk mempertimbangkan kebutuhan dan preferensi tim, serta budget yang tersedia. Dengan memilih bahan yang tepat, Anda dapat menciptakan jersey futsal organisasi yang nyaman dalam pemakaian tahan lama, dan mewakili semangat serta identitas tim dengan baik.

Kelebihan Kanvas Coated sebagai Bahan Pakaian Tahan Air, Cocok sebagai Seragam Kerja

Dalam dunia pakaian terlebih seragam kerja, kenyamanan dan fungsionalitas adalah dua faktor utama yang sering dipertimbangkan. Apalagi menghadapi kondisi cuaca sekarang yang tak menentu, menggunakan pakaian dengan perlindungan tambahan seperti tahan air sepertinya lebih banyak digemari.

Salah satu jenis bahan yang semakin populer untuk pakaian tahan air adalah kanvas coated. 

Berikut Rumah Jahit akan membahas mengenai kelebihan bahan kanvas coated sebagai bahan pakaian tahan air:

1. Ketahanan terhadap air

Kanvas coated adalah bahan yang terbuat dari serat katun yang dilapisi dengan lapisan tahan air. Lapisan tahan air tersebut membuatnya menjadi sangat tahan terhadap penetrasi air dan dapat menjadi bahan pakaian yang ‘tahan banting’ dalam situasi hujan. 

Bahan kanvas coated tak hanya melindungi pemakainya dari basah, tetapi juga membantu menjaga tubuh tetap kering dan nyaman dalam berbagai kondisi cuaca.

2. Daya tahan yang tinggi

Kanvas coated juga terkenal karena daya tahannya yang tinggi terhadap kerusakan dan aus. Lapisan tahan air tidak hanya melindungi serat katun dari kelembaban, tetapi juga membuatnya lebih tahan terhadap gesekan, sobekan, dan kerusakan mekanis lainnya. 

Maka dari itu, seragam kerja yang terbuat dari kanvas coated juga unggul soal tahan lama dan cocok menjadi bahan dalam berbagai aktivitas luar ruangan dan kondisi lingkungan kerja yang keras.

3. Fleksibilitas dan mobilitas

Meskipun memiliki lapisan tahan air, kanvas coated tetap mempertahankan fleksibilitas dan mobilitas yang baik. Ini membuatnya nyaman dipakai sepanjang hari, bahkan saat pemakainya aktif bergerak.

4. Pernafasan yang baik

Meskipun tahan air, kanvas coated masih memungkinkan udara untuk mengalir ke dalam dan keluar pakaian. Ini penting untuk menjaga kenyamanan dan kesejahteraan pemakai, terutama saat beraktivitas fisik yang intensif. 

Pernafasan yang baik juga membantu mencegah penumpukan kelembaban di dalam pakaian yang berpotensi menyebabkan ketidaknyamanan dan iritasi pada kulit.

5. Perlindungan dari angin

Selain tahan air, kanvas coated juga menawarkan perlindungan yang baik terhadap angin. Lapisan tahan air tidak hanya mencegah angin masuk ke dalam pakaian, tetapi juga membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil dalam cuaca yang dingin atau berangin. 

6. Tahan terhadap noda dan kotoran

Kanvas coated memiliki sifat yang mudah dalam pembersihan dan perawatan. Lapisan tahan airnya membantu mencegah noda dan kotoran menembus ke dalam serat katun, sehingga begitu mudah membersihkan pakaian berbahan kanvas coated bahkan hanya sekadar lap basah atau mencucinya dengan air. 

Hal ini membuktikan bahwa kanvas coated adalah pilihan yang cukup praktis untuk digunakan dalam berbagai situasi dan kondisi lingkungan. 

7. Tampilan yang stylish dan trendi

Selain keunggulan fungsionalnya, kanvas coated juga menawarkan tampilan yang stylish dan trendi. Bahan ini sering menjadi material dalam desain pakaian luar yang fashionable, seperti jaket hujan, mantel, atau parka.

Kanvas coated memiliki tekstur yang halus dan bersinar sehingga menciptakan tampilan yang eksklusif dan premium. Ini menjadikan pakaian yang terbuat dari kanvas coated tidak hanya fungsional, tetapi juga modis dan sesuai dengan tren mode saat ini.

Penutup

Dengan mempertimbangkan berbagai keunggulan di atas, tidak mengherankan jika kanvas coated menjadi salah satu bahan pakaian bahkan seragam kerja tahan air yang paling populer saat ini. Kombinasi antara ketahanan terhadap air, daya tahan yang tinggi, fleksibilitas, dan tampilan yang stylish menjadikannya pilihan yang ideal untuk berbagai jenis pakaian luar, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak menentu atau dalam aktivitas luar ruangan yang intensif.

Tahan Air, Ini Kurasi 3 Bahan Parasut yang Tepat untuk Jaket Seragam Kantor

ini

Jaket seragam kantor adalah salah satu elemen penting dalam citra dan identitas sebuah perusahaan. Selain memberikan perlindungan dari cuaca dan kebutuhan fungsional, jaket seragam kantor juga harus mencerminkan profesionalisme dan kenyamanan bagi para karyawan. 

Dalam memilih bahan untuk jaket seragam kantor, salah satu opsi yang sering dipertimbangkan adalah parasut. 

Untuk mengetahui jenis parasut yang tepat, berikut Rumah Jahit telah mengkurasi 3 jenis bahan parasut yang cocok dijadikan jaket seragam kantor:

1. Taslan Parasut

Taslan parasut adalah salah satu jenis bahan yang terbuat dari serat polyester anyam khusus untuk menciptakan tekstur halus dan tahan air. Bahan ini  memiliki daya tahan yang baik terhadap kerusakan dan pemudaran warna walau pemakaian secara rutin. 

Bahan ini juga cukup baik untuk menyerap kelembaban sehingga membantu memastikan penggunanya tetap kering dan nyaman. 

2. Ripstop Nylon

Ripstop nylon adalah jenis bahan parasut yang terbuat dari serat nilon yang anyam khusus. Daya tahan ripstop nylon jauh lebih baik dalam menghadapi risiko kerusakan dan pemudaran warna. 

Sudah sangat terkenal bahwa bahan ini memang cukup ideal untuk jaket seragam kantor yang menjadi pakaian dalam berbagai kondisi cuaca dan lingkungan kerja. Ripstop nylon juga memiliki kemampuan untuk menyerap kelembaban dengan tekstur yang kuat dan tahan lama. Hal ini membuat bahan ini cocok untuk digunakan dalam lingkungan kerja yang aktif dan bergerak.

3. Oxford Cloth

Oxford cloth adalah parasut yang terbuat dari serat polyester atau nilon anyam khusus untuk menciptakan tekstur yang tahan air dan tahan lama. Soal daya tahan terhadap kerusakan dan pemudaran warna, kemampuan oxford cloth memiliki tingkat kemampuan yang mirip dengan taslan parasut.

Tekstur oxford cloth cukup halus dan ringan namun akan membuat penggunanya tampak elegan dan profesional sehingga cocok menjadi bahan seragam kerja dalam bentuk jaket. 

Penutup

Dalam memilih bahan parasut untuk jaket untuk pakaian kantor, penting untuk mempertimbangkan kebutuhan fungsional, estetika, dan kebutuhan anggaran. Dengan memilih jenis bahan parasut yang tepat, Anda dapat menciptakan jaket untuk pakaian kantor yang nyaman saat pemakaian, tahan lama, dan mewakili citra profesional perusahaan dengan baik.

6 Bahan yang Biasa Digunakan untuk Seragam Kerja Stasiun Televisi

Seragam kerja untuk stasiun televisi seharusnya tak hanya sebatas simbol identitas merek saja. Lebih panjang daripada itu, seragam kerja harus mampu memberikan kenyamanan dan penampilan yang baik bagi karyawan.

Pemilihan bahan yang tepat adalah kunci untuk menciptakan seragam yang fungsional, tahan lama, dan menarik secara visual. 

Berikut Rumah Jahit akan merekomendasikan beberapa bahan yang biasa digunakan untuk seragam kerja di stasiun televisi beserta kelebihan dan kekurangannya:

1. Katun

Katun adalah salah satu bahan paling umum digunakan dalam seragam kerja. Bahan ini terkenal karena kenyamanannya, daya serap yang baik, dan kemampuan untuk bernapas.

Di industri yang menuntut pekerjanya untuk bergerak aktif seperti stasiun televisi, katun adalah pilihan yang tepat karena memiliki kemampuan lebih tahan lama. Walau begitu, mungkin beberapa jenis katun dapat cenderung cepat kusut sehingga membutuhkan perawatan ekstra untuk menjaga penampilan.

2. Polyester

Polyester adalah bahan sintetis yang sering digunakan dalam seragam kerja karena sifatnya yang tahan lama dan mudah dirawat. Bahan ini memiliki ketahanan yang baik terhadap kerutan dan kemudahan dalam proses pencucian dan pengeringan. 

Polyester cukup unggul dalam mempertahankan warna sehingga seragam akan tetap terlihat cerah dan segar bahkan setelah banyak dicuci. Kekurangannya, polyester mungkin tidak semudah katun untuk soal bernapas.

3. Gabungan Katun-Poliester

Bahan gabungan antara katun dan poliester sering digunakan untuk menggabungkan kelebihan dari kedua bahan tersebut. Campuran ini dapat menghasilkan seragam yang nyaman, tahan lama, dan mudah dirawat. 

Katun memberikan kelembutan dan sirkulasi udara, sementara poliester memberikan kekuatan dan ketahanan terhadap kerutan. Seragam yang terbuat dari bahan campuran ini sering menjadi pilihan yang ideal untuk stasiun televisi yang menginginkan pakaian nyaman serta praktis.

4. Spandex

Spandex atau elastane sering menjadi material ke seragam untuk memberikan fleksibilitas tambahan dan meningkatkan kenyamanan. Bahan ini membuat seragam lebih mudah untuk meregang, sehingga gerakan selama bekerja dapat lebih bebas.

Spandex juga membantu seragam kerja agar tetap pas di tubuh, menciptakan tampilan yang rapi dan profesional. Namun, penggunaan spandex dalam seragam juga bisa membuatnya terasa kurang formal, terutama dalam lingkungan kerja yang lebih konservatif.

5. Linen

Linen adalah bahan alami yang terbuat dari serat tanaman linen. Bahan linen terkenal karena kelembutannya dan kemampuannya untuk memberikan sirkulasi udara yang baik, sehingga cocok untuk seragam dalam cuaca panas. 

Seragam yang terbuat dari linen cenderung memiliki tampilan yang santai dan kasual, tetapi tetap terlihat rapi dan profesional. Namun, linen cenderung mudah berkerut dan memerlukan perawatan khusus agar tetap terlihat bagus.

6. Microfiber

Microfiber adalah bahan sintetis yang terbuat dari serat polyester atau polyamide. Bahan ini terkenal karena kemampuannya dalam menyerap kelembaban dengan cepat, sehingga sering menjadi material untuk seragam kerja di lingkungan yang memerlukan daya tahan tinggi, seperti stasiun televisi yang berhubungan dengan produksi program luar ruangan. 

Microfiber juga memiliki daya tahan yang baik terhadap noda dan kusut, membuatnya mudah dalam perawatan dan tetap terlihat rapi sepanjang hari.

Penutup

Dalam memilih bahan untuk seragam kerja di stasiun televisi, penting untuk mempertimbangkan kebutuhan fungsional, kenyamanan, dan estetika. Selain bahan, pemilihan vendor dalam produksi seragam juga tak boleh sembarangan.

Pilihlah vendor dengan jaminan mutu dan pengalaman yang handal seperti Rumah Jahit. Telah berdiri sejak 2005, kami akan selalu memberikan pelayanan terbaik untuk mewujudkan rancangan anda mulai dari fase konsultasi, produksi, hingga pengiriman. 

Hubungi Rumah Jahit di sini

Agar Tetap Menarik, Ini Cara Merawat Baju Rajut dengan Benar

Pakaian rajut memiliki tekstur dan penampilan yang unik sehingga saat ini juga banyak digemari anak-anak muda. Pembuatannya yang rumit membuat pakaian rajut juga harus dirawat dengan perhatian khusus agar tetap terjaga.

Berikut Rumah Jahit akan membahas mengenai cara merawat baju rajut dengan benar, mulai dari pencucian hingga penyimpanan, sehingga baju rajut dapat bertahan lama:

Pencucian yang tepat

1. Cuci tangan atau mesin dengan lembut

Baju rajut sebaiknya melalui proses pencucian dengan tangan menggunakan air bersuhu dingin atau mesin cuci dengan mode yang lembut. Hindari penggunaan siklus pencucian yang kasar atau suhu air yang terlalu panas karena dapat merusak serat rajutan.

2. Gunakan deterjen yang lembut

Pilih deterjen khusus memiliki formula lembut. Hindari penggunaan deterjen yang mengandung pemutih atau formula pembersih yang terlalu kuat karena dapat menyebabkan perubahan warna atau kerusakan pada serat rajutan.

3. Hindari merendam terlalu lama

Merendam baju rajut terlalu lama dapat menyebabkan pakaian menjadi terlalu lembut dan kehilangan teksturnya. Lebih baik untuk cukup merendam pakaian selama beberapa menit saja untuk menghilangkan kotoran, lalu bilas dengan air bersih.

Pengeringan dengan hati-hati

1. Keringkan dengan menepuk-nepuk

Setelah dicuci, jangan langsung memeras atau menggantung baju rajut. Lakukanlah pengeringan dengan menekan lembut pakaian untuk mengurangi kelebihan air, lalu letakkan di atas permukaan datar untuk dikeringkan.

2. Hindari sinar matahari langsung

Jangan menjemur baju rajut di bawah sinar matahari langsung karena sinar UV dapat memudarkan warna dan merusak serat. Pilih tempat yang teduh dan berangin untuk mengeringkan pakaian rajut.

3. Jangan mengeringkan dengan mesin pengering

Mesin pengering dapat menyebabkan pakaian rajut menyusut atau kehilangan bentuknya. Sebaiknya, hindari pengeringan mesin dan biarkan pakaian rajut kering secara alami.

Menyimpan dengan tepat

1. Lipat dengan rapi

Saat menyimpan pakaian rajut, lipat dengan rapi untuk menghindari terbentuknya lipatan yang permanen atau kerusakan pada serat. Hindari menggantung pakaian rajut, kecuali jika anda memiliki gantungan khusus yang memiliki rancangan untuk pakaian rajut.

2. Hindari penyimpanan yang terlalu padat

Jangan menyimpan pakaian rajut terlalu padat dalam lemari atau kotak penyimpanan, karena hal ini dapat menyebabkan pakaian menjadi terjepit dan kehilangan bentuknya. Pastikan pakaian memiliki cukup ruang untuk mendapatkan sirkulasi udara.

Perawatan tambahan

1. Hindari menggosok secara kasar

Saat membersihkan noda pada pakaian rajut, hindari menggunakan sikat yang kasar. Sebuah saran terbaik untuk menggunakan spons lembut atau kain yang halus untuk membersihkan dengan lembut agar tidak merusak serat rajutan.

2. Lakukan pemeliharaan rutin

Selain mencuci dan menyimpan dengan benar, lakukan pemeliharaan rutin pada pakaian rajut anda. Periksa secara berkala untuk memastikan tidak ada lubang atau kerusakan pada rajutan dan segeralah lakukan perbaikan jika Anda memerlukannya.

3. Hindari kontak dengan benda tajam

Jauhi pakaian rajut dari benda tajam atau kasar yang dapat merobek atau merusak serat rajutan. Selain benda, jagalah pakaian rajut anda dari hewan peliharaan yang memiliki kuku tajam.

Penutup

Merawat baju rajut dengan benar membutuhkan sedikit perhatian ekstra, tetapi hasilnya sepadan dengan usaha anda. Dengan mencuci, mengeringkan, dan menyimpan dengan benar, anda dapat memastikan pakaian rajut tetap terlihat cantik dan tahan lama.